Analisis Perbedaan Kinerja Bank Representasi Wholesaler dan Bank Non-Wholesaler Rupiah Digital
| dc.contributor.author | Intan Nieva Husna Asyraf | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-01T07:54:04Z | |
| dc.date.issued | 0026-07-01 | |
| dc.description | Validasi file repositori 01 Juli 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja bank antara kelompok bank representasi wholesaler dan non-wholesaler dalam pilot project Rupiah Digital. Perkembangan digitalisasi keuangan mendorong Bank Indonesia untuk menghadirkan Rupiah Digital sebagai Central Bank Digital Currency (CBDC) yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat stabilitas moneter. Namun, implementasi inovasi ini juga menimbulkan potensi dampak terhadap kinerja perbankan, khususnya pada aspek likuiditas, struktur pendanaan, perkembangan fintech dan efisiensi transaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan bank periode 2023-2024. Variabel yang dianalisis meliputi liquidity coverage ratio (LCR), current account and saving account (CASA), perkembangan fintech yang diukur melalui jumlah pengguna mobile banking, serta efisiensi transaksi yang diukur melalui volume transaksi mobile banking. Metode analisis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney untuk menguji perbedaan antara kelompok bank representasi wholesaler dan nonwholesaler . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada variabel CASA dan perkembangan fintech antara kedua kelompok bank. Bank representasi wholesaler cenderung memiliki proporsi dana murah yang lebih besar serta tingkat adopsi digital yang lebih tinggi. Sementara itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada variabel LCR dan efisiensi transaksi, yang menunjukkan bahwa kedua kelompok bank memiliki kinerja yang relatif serupa dalam hal aktivitas transaksi digital dan ketahanan likuiditas jangka pendek. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi dalam pilot project Rupiah Digital berkaitan dengan perbedaan pada aspek stuktur pendanaan dan kesiapan digital, namun belum berdampak signifikan terhadap kondisi likuiditas dan efisiensi transaksi. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi digital telah diadopsi secara luas di sektor perbankan, terlepas dari status partisipasi dalam pilot project Rupiah Digital. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama: Dr. Hari Sukarno, M.M., CRA., CSF. | |
| dc.identifier.citation | Harvard Style | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10370 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Rupiah Digital | |
| dc.subject | Kinerja Bank | |
| dc.subject | Likuiditas | |
| dc.subject | Perkembangan Fintech | |
| dc.title | Analisis Perbedaan Kinerja Bank Representasi Wholesaler dan Bank Non-Wholesaler Rupiah Digital | |
| dc.type | Other |
