Penyerapan Tenaga Kerja di Pulau Jawa Tahun 2005–2025
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah, karena mencerminkan sejauh mana kesempatan kerja yang tersedia mampu menyerap angkatan kerja yang ada. Pulau Jawa sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan nasional memiliki jumlah penduduk usia produktif yang besar, namun rata-rata persentase penyerapan tenaga kerjanya justru tercatat paling rendah dibandingkan pulau besar lain di Indonesia, sehingga upaya peningkatan penyerapan tenaga kerja perlu didukung dengan pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya, baik dari sisi kualitas sumber daya manusia, kebijakan pengupahan, maupun kondisi perekonomian secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Regional, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa selama periode 2005–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada enam provinsi di Pulau Jawa, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman, model estimasi terbaik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia belum tentu langsung diikuti oleh peningkatan penyerapan tenaga kerja. UMR berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sedangkan PDRB berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa.
Description
Finalisasi Maya_03 Agustus 2026
