Kebijakan Pemerintah Indonesia menghadapi Ketidakstabilan Perekonomian Global Akibat Perang Rusia-Ukraina pada Tahun 2022

dc.contributor.authorMuhammad Ar-Raafi Caisar Wijaya
dc.date.accessioned2026-02-18T00:52:34Z
dc.date.issued2024-05-21
dc.descriptionReupload file repositori 18 februari 2026_PKL Fani/Firli
dc.description.abstractIndonesia menerapkan kebijakan yang strategis dalam menghadapi ketidakstabilan perekonomian global. Dengan demikian, Inflasi yang dialami oleh Indonesia hanya sebesar 4,94% year on year pada bulan Juli 2022. Tingkat inflasi tersebut masih dalam batas aman saat dunia berada dalam tekanan inflasi yang tinggi. Perang Rusia-Ukraina memicu lonjakan harga minyak dan komoditas lain secara signifikan sehingga menimbulkan inflasi global. Dampak dari perang tersebut merupakan ancaman yang cukup serius bagi perekonomian global dan nasional sehingga harus diwaspadai. Ketidakstabilan ekonomi global mengakibatkan tsunami inflasi yang sangat tinggi di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa. Bahkan inflasi yang terjadi di Amerika Serikat menyentuh rekor tertingginya sejak 1981, yaitu sebesar 9,1% pada bulan Juni 2022. Hal tersebut menarik untuk dibahas karena negara dengan ekonomi yang kuat seperti Amerika dapat mengalami resesi, namun negara berkembang seperti Indonesia justru mencatatkan pertumbuhan ekonomi terhadap tekanan resesi global akibat perang Rusia-Ukraina pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan sebagai alat analisis dari sebuah fenomena yang diteliti dengan menggunakan teori dan konsep dari para ahli. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka yang menjadikan buku, laporan penelitian, jurnal, serta artikel sebagai acuan. Keabsahan data penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber. Penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif untuk menginterpretasikan fenomena dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah Indonesia mampu mencatatkan kinerja perekonomian yang positif. Dalam implementasinya, pemerintah Indonesia menerapkan tiga kebijakan strategis dalam merespon tekanan ekonomi global. Kebijakan fiskal ekspansif, kebijakan moneter, dan kebijakan sisi penawaran merupakan instrumen yang digunakan pemerintah untuk mengatur dan menjalankan perekonomian dalam menghadapi ketidakstabilan perekonomian global. Strategi tersebut efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi makro Indonesia. Dengan demikian, perekonomian Indonesia dapat terus bertumbuh di tengah ketidakstabilan perekonomian global akibat perang Rusia-Ukraina pada tahun 2022.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Muhammad Iqbal, S.Sos, M.Si. DPA: Fuat Albayumi, SIP. M.A.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3359
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectIndonesia
dc.subjectmacroeconomics
dc.subjectrecession
dc.subjectRussia-Ukraine
dc.titleKebijakan Pemerintah Indonesia menghadapi Ketidakstabilan Perekonomian Global Akibat Perang Rusia-Ukraina pada Tahun 2022
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
MUHAMMAD AR-RAAFI CAISAR WIJAYA - 190910101070.pdf
Size:
1.21 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: