Hambatan Integrasi Etnis keturunan Turki di Jerman

dc.contributor.authorDwiky Fitra Fadila
dc.date.accessioned2026-04-09T02:54:02Z
dc.date.issued2024-05-09
dc.description.abstractEtnis keturunan Turki merupakan etnis minoritas atau etnis berlatarbelakang imigran terbesar di Jerman. Jumlah populasi etnis keturunan Turki di Jerman sekitar 3 juta orang dan jumlah tersebut merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan etnis minoritas atau berlatarbelakang imigran lainnya. Selain itu, Etnis keturunan Turki juga merupakan etnis minoritas atau berlatarbelakang imigran yang paling lama tinggal di Jerman. Awal kedatangan etnis keturunan Turki di Jerman adalah ketika Jerman melakukan perjanjian bilateral dengan negara lain salah satunya Turki untuk mendatangkan para buruh dari negara yang diajak bekerjasama atau dalam istilahnya disebut labor agreement. Etnis keturunan Turki yang merupakan etnis minoritas atau etnis berlatarbelakang imigran terbesar dan terlama di Jerman, pada kenyataannya mengalami kesulitan dalam integrasinya di Jerman. Oleh karena itu, penulis pada skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi hambatan integrasi etnis keturunan Turki di Jerman yang menyebabkan etnis keturunan Turki sulit untuk berintegrasi. Pada penelitian ini, metode penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data berupa studi literature atau literature review. Teori Integrasi Nasional adalah teori yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini untuk menganalisis hambatan-hambatan integrasi Etnis keturunan Turki di Jerman. Teori Integrasi Nasional menjelaskan bahwa terdapat dua jenis integrasi nasional yakni secara horizontal dan vertikal. Integrasi nasional secara horizontal berarti integrasi antar kelompok di masyarakat seperti rasakan, suku, dan agama. Sedangkan, integrasi nasional secara vertikal berarti integrasi yang terjadi antara pemerintah atau elit massa suatu negara dengan masyarakatnya yang bisa vii menciptakan keharmonisan antara penguasa dengan rakyat. Selain itu, penggunaan Teori Integrasi Nasional pada skripsi ini adalah dengan melihat hambatan integrasi Etnis keturunan Turki di Jerman pada tiga dimensi di antaranya legal-politik, sosio ekonomi dan kultural-agama. Selain menjelaskan integrasi nasional secara horizontal dan vertikal, Teori Integrasi Nasional juga menjelaskan bahwa terdapat tiga dimensi di masyarakat yang mengharuskan sebuah kelompok untuk dapat berintegrasi. Melalui Teori Integrasi Nasional, penulis menjelaskan aspek-aspek apa kurang atau tidak tercipta pada tiap dimensi integrasi yang menyebabkan integrasi Etnis keturunan Turki terhambat
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Drs. Agung Purwanto, M.Si Dosen Pembimbing Anggota : Honest Dody Molasy, S.Sos., M.A.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6739
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectketurunan Turki
dc.subjectetnis minoritas
dc.subjectimigran t
dc.titleHambatan Integrasi Etnis keturunan Turki di Jerman
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
DWIKY FITRA FADILA - 170910101070.pdf
Size:
682.61 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: