Analisis Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Bundle Ventilator-Associated Pneumonia dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu bentuk
Healthcare-Associated Infections (HAIs) yang masih menjadi masalah serius di
ruang Intensive Care karena berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas,
lama rawat, serta beban biaya pelayanan kesehatan. Pencegahan VAP secara efektif
direkomendasikan melalui penerapan bundle Ventilator-Associated Pneumonia
(VAP) yang terdiri atas serangkaian intervensi berbasis bukti. Keberhasilan
penerapan bundle tersebut sangat bergantung pada tingkat kepatuhan perawat
sebagai tenaga kesehatan yang berperan langsung dalam perawatan pasien
terpasang ventilator.
Kondisi empiris di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan
bahwa kepatuhan perawat terhadap penerapan bundle VAP masih berada pada
tingkat yang belum optimal, dengan capaian sekitar 60%, serta kepatuhan
kewaspadaan standar yang masih tergolong sedang. Kesenjangan antara standar
prosedur dan praktik klinis tersebut berpotensi meningkatkan risiko kejadian VAP.
Berbagai penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa kepatuhan perawat tidak
hanya dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga oleh
faktor perilaku, persepsi, serta nilai etika profesional. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan menganalisis kepatuhan perawat dalam penerapan bundle VAP serta
menguji pengaruh perceived benefit, perceived effectiveness, perceived deterrence
severity, deterrence certainty, compliance intention, dan moral belief terhadap
kepatuhan perawat di ruang Intensive Care RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Description
Reuploud Repository 12 Mei-agus
