Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif IPA Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) Untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMP
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran IPA menekankan pada hakikat IPA yang bertujuan untuk
membentuk karakter siswa yang ilmiah sehingga dapat menilai informasi secara
logis berdasarkan data yang diperoleh. Namun, seiring perkembangan teknologi
dengan beragam informasi yang perlu dianalisis kebenarannya dan digunakan
sesuai kebutuhan, maka dibutuhkan keterampilan literasi digital agar siswa dapat
menggunakan informasi secara efektif dalam pembelajaran. Literasi digital di
Indonesia saat ini belum mencapai kategori baik atau berada pada level menengah.
Hasil tersebut didukung survei Kementerian Komunikasi dan Informatika yang
menunjukkan indeks literasi digital di Indonesia tahun 2021 berada pada skor 3,49
dari skala 1-5. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif IPA
berbasis socio-scientific issues (SSI) dapat menjadi solusi untuk mengatasi
permasalahan tersebut.
Pengembangan media bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan,
dan keefektifan media pembelajaran interaktif IPA berbasis socio-scientific issues
(SSI) untuk meningkatkan literasi digital siswa SMP. Penelitian ini menggunakan
metode pengembangan atau R & D (Reaseach and Development) dengan model
pengembangan ADDIE. Model pengembangan ini terdiri atas 5 tahapan meliputi,
analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data
penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer meliputi, data
validasi media, data kepraktisan, dan data keefektifan. Data sekunder meliputi, data
wawancara dan dokumentasi selama pelaksanaan penelitian. Metode analisis yang
digunakan pada penelitian ini yakni analisis persentase data validitas, kepraktisan,
dan keefektifan. Validitas media pembelajaran diproleh dari penilaian tiga validator terhadap
media pembelajaran interaktif berbasis SSI. Hasil validitas media pembelajaran
memperoleh persentase validitas 92% dengan kategori sangat valid. Hasil tersebut
diperoleh bedasarkan penilaian validator pada masing-masing aspek yakni
mencapai kategori sangat valid dengan persentase 94% untuk aspek kelayakan isi,
92% untuk kelayakan kebahasaan, dan 89% untuk kelayakan penyajian dan
kegrafikan. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa media pembelajaran berbasis
SSI telah memenuhi standar kelayakan dengan beberapa perbaikan dan saran dari
ketiga validator. Hasil analisis terhadap kepraktisan media pembelajaran berdasarkan lembar
observasi keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa keterlaksanaan
penggunaan media pembelajaran telah sesuai dengan rancangan yang dibuat oleh
peneliti. Hasil keterlaksanaan pembelajaran dalam 6 pertemuan menghasilkan
persentase rata-rata keterlaksanaan pembelajaran 94%. Persentase ini menunjukkan
bahwa media pembelajaran interaktif berbasis SSI tergolong dalam kategori sangat
praktis. Hal ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran interaktif dapat
diterapkan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, hasil efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis SSI
dalam meningkatkan literasi digital siswa menunjukkan skor N-gain sebesar 0,50
dengan kategori sedang, sehingga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan
literasi digital dengan kategori sedang setelah menggunakan media pembelajaran.
Hasil tersebut diperoleh berdasarkan pre-test dan post-test untuk mengetahui
tingkat literasi digital siswa. Tingkat keefektifan media dapat dilihat pada rerata
respon siswa yang memperoleh persentase sebesar 92%.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran
berbasis SSI layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA.
Meskipun demikian, pengembangan media ini masih memerlukan saran dan
masukan untuk mendukung pengembangan media serupa agar lebih optimal dalam
meningkatkan literasi digital siswa. Beberapa perbaikan yang disarankan antara lain
penyusunan buku petunjuk penggunaan media serta pelaksanaan refleksi pada
setiap pertemuan.
Description
Reupload Repositori File 04 Maret 2026_Kholif Basri
