Implementasi Woolwich Massage pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Menyusui Tidak Efektif di RS Wijaya Kusuma Lumajang
| dc.contributor.author | Arina Nur Hanifah | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T08:32:23Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-11 | |
| dc.description | Finalisasi 9 Juli 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Sectio caesarea (SC) adalah salah satu upaya melahirkan yang dilakukan dengan sayatan di dinding perut dan rahim. Ibu post sectio caesarea sering mengalami masalah dengan ASI mereka yang tidak keluar atau hanya sedikit. Tersumbatnya aliran vena membuat ASI tidak keluar serta menghambat dan menekan saluran ASI yang mengakibatkan payudara bengkak, bendungan ASI ibu sehingga hal ini mengakibatkan terjadinya menyusui tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah woolwich massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status menyusui setelah dilakukan implementasi woolwich massage pada ibu post sectio caesarea dengan menyusui tidak efektif di RS Wijaya Kusuma Lumajang. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus pada satu partisipan yaitu ibu post sectio caesarea di RS Wijaya Kusuma Lumajang yang memenuhi gejala dan tanda mayor 80% sesuai SDKI, dan bersedia menjadi partisipan. Intervensi diberikan berupa edukasi menyusui dan implementasi woolwich massage selama 3 hari dilakukan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan memenuhi 80% tanda dan gejala mayor menyusui tidak efektif seperti kelelahan, kecemasan, bayi kurang mampu melekat pada payudara ibu, ASI tidak keluar/menetes, BAK bayi kurang dari 8 kali selama 24 jam, dan kurangnya hisapan bayi secara terus menerus saat menyusu. Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari, terjadi perbaikan status menyusui yang ditandai dengan kelelahan dan kecemasan menurun, perlekatan bayi pada payudara ibu meningkat, ASI menetes/memancar meningkat, BAK bayi lebih dari 8 kali selama 24 jam meningkat, serta hisapan bayi meningkat. Implementasi woolwich massage terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI dan memperbaiki status menyusui pada ibu post sectio caesarea dengan menyusui tidak efektif. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan intervensi woolwich massage ini pada ibu post sectio caesarea guna untuk meningkatkan produksi ASI. | |
| dc.description.sponsorship | 1. Nurul Hayati, S.Kep., Ners, M.M. 2. Dr. Suhari, A. Per, Pen., M.M. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10893 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Menyusui Tidak Efektif | |
| dc.subject | Woolwich Massage | |
| dc.subject | Post Sectio Caesarea | |
| dc.title | Implementasi Woolwich Massage pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Menyusui Tidak Efektif di RS Wijaya Kusuma Lumajang | |
| dc.type | Other |
