Strategi Pengelolaan Kawasan Mangrove Pasca Erupsi Gunung Bromo di Pantai Permata Kota Probolinggo

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kerusakan ekosistem mangrove akibat erupsi Gunung Bromo tahun 2010 yang membawa material vulkanik hingga ke wilayah pesisir Pantai Permata. Dampak ini menurunkan kualitas vegetasi mangrove, memengaruhi ekosistem pesisir, dan mengganggu aktivitas sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Tesis ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan kawasan mangrove pasca erupsi dan mengeksplorasi kontribusinya terhadap pemulihan lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kelembagaan dalam upaya rehabilitasi mangrove dan merancang strategi pengelolaan mangrove secara berkelanjutan di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksplanatif. Penelitian dilakukan di Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sejak November 2024 hingga Januari 2025. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara mendalam, observasi partisipan, dokumentasi, dan kajian literatur. Informan berasal dari berbagai pihak terkait , yaitu pemerintah daerah (Dispopar, DKP3, DLH), kelompok masyarakat (Pokmaswas dan Pokdarwis), pelaku usaha di Pantai Permata, lembaga sekolah (MAN 2 Kota Probolinggo). Analisis data dilakukan melalui teknik explanation building yang dikembangkan oleh Robert K. Yin, yaitu membangun penjelasan berdasarkan perbandingan antara teori dan data lapangan secara bertahap hingga diperoleh pemahaman yang utuh. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber untuk menjamin akurasi dan kredibilitas temuan dari berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan kawasan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan mangrove di Pantai Permata dilakukan secara kolaboratif berbasis pendekatan pentahelix. Lembaga sekolah, pelaku usaha, kelompok masyarakat, pemerintah daerah, dan media salingberperan aktif. Sekolah melibatkan siswa dalam konservasi, UMKM menjaga kelestarian kawasan mangrove dan mengembangkan produk berbasis mangrove, kelompok masyarakat seperti Pokmaswas dan Pokdarwis menjadi pelaksana utama rehabilitasi dan pengembangan wisata, pemerintah memberikan dukungan kebijakan, dan pelatihan, sementara media membantu menyebarkan informasi dan edukasi. Strategi pengelolaan mangrove mengacu pada prinsip Bali Call for Action 2017, mencakup aspek hukum dan kebijakan, tata guna lahan, pemulihan ekosistem, pendanaan, dan edukasi. Kendala utama adalah status lahan yang belum beralih dari pemerintah provinsi, sehingga membatasi dukungan anggaran dan pengembangan. Meski demikian, rehabilitasi dilakukan secara bertahap sejak 2012, dengan partisipasi masyarakat dan pendanaan swadaya. Penyebaran pengetahuan terus dilakukan melalui pelatihan, praktik lapangan, dan publikasi oleh berbagai pihak. Pembahasan menunjukkan bahwa strategi ini telah mendorong pemulihan ekologis yang signifikan, peningkatan partisipasi masyarakat, inovasi berbasis potensi lokal, serta penguatan wisata edukatif berbasis mangrove. Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendekatan kolaboratif dan partisipatif mampu membentuk tata kelola lingkungan pesisir yang tangguh dan berkelanjutan, meski tantangan legalitas dan pendanaan masih menjadi kendala yang perlu diatasi bersama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Strategi pengelolaan mangrove di Pantai Permata dilakukan secara kolaboratif melalui pendekatan pentahelix, melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Sinergi ini memperkuat rehabilitasi pasca erupsi Gunung Bromo, mendorong konservasi berbasis edukasi dan ekowisata, serta membuka peluang ekonomi lokal, meski masih menghadapi tantangan legalitas lahan dan keterbatasan pendanaan. Penulis merekomendasikan penelitian selanjutnya lebih mendalami efektivitas pendekatan pentahelix dalam penyelesaian konflik kewenangan pengelolaan lahan serta mengeksplorasi strategi pendanaan alternatif untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi dan pengembangan ekowisata mangrove.

Description

Reupload file repository 4 Februari 2026_Arif/Halima

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By