Algoritma Long Short Term Memory Untuk Peramalan Kecepatan Angin Wilayah Surabaya Dan Sekitarnya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Konsumsi energi fosil dalam pemenuhan kebutuhan listrik yang semakin
meningkat mengakibatkan banyak negara memanfaatkan energi alternatif untuk
mengembangkan beberapa pembangkit listrik, salah satunya yaitu PLTB.
Pembangkit ini akan mengkonversi energi angin menjadi energi listrik
menggunakan turbin angin. Jika kecepatan angin meningkat, maka energi yang
dihasilkan juga akan meningkat.
Surabaya merupakan kota besar yang mayoritas daerahnya berada di dalam
dataran rendah, namun masih terdapat daerah pesisir yang memiliki kecepatan
angin lebih besar, sehingga pada daerah ini perlu dilakukan peramalan untuk
mengetahui kondisi angin ke depan. Salah satu algoritma yang sering digunakan
untuk peramalan adalah LSTM. Algoritma ini memiliki memory cell untuk
menyimpan informasi dalam jangka waktu yang lama. Komponen LSTM berupa
forget gate, input gate, dan output gate yang berfungsi untuk mengontrol aliran
informasi dalam jangka waktu yang berbeda.
Penelitian dengan algoritma LSTM ini memiliki data sebanyak 1.464 yang
akan dibagi menjadi data training dan data testing dengan perbandingan 90% : 10%
dan 80% : 20%. Parameter-parameter yang digunakan meliputi timesteps (7, 14, 21,
31), batch size (8, 16, 32), epoch (50, 100, 150), dan neuron (64), yang kemudian
akan dievaluasi menggunakan RMSE dan MAPE. Kombinasi parameter dengan
nilai RMSE dan MAPE terkecil yaitu menggunakan input dari jumlah langkah
waktu sebelumnya (timesteps) sebesar 31 atau 𝑡 − 31, nilai epoch sebesar 150,
batch size sebesar 32, dan neurons sebesar 64, dengan splitting data sebesar 90% :
10%. Kombinasi tersebut dapat dikatakan sebagai parameter terbaik dengan nilai
RMSE dan MAPE terkecil, yaitu sebesar 2,57 dan 46,69%. Berdasarkan hasil
parameter yang telah diperoleh, dilanjutkan peramalan selama 10 hari ke depan,
yaitu sebanyak 120 data dari tanggal 01 Desember 2023 hingga 10 Desember 2023.
Grafik hasil peramalan tersebut cenderung berfluktuasi secara stasioner tanpa
menunjukkan adanya tren kenaikan atau penurunan
Description
Reupload file repository 19 februari 2026_agus/feren
