Efektivitas Kinerja Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam Pemanfaatan E-Audit.
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Pemanfaatan teknologi informasi pada pemerintahan secara resmi dimulai sejak terbitnya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government di Indonesia. Salah satu hasil dari pengembangan e-government dibidang pengawasan pemerintahan adalah penerapan e-audit di Inspektorat Kabupaten Banyuwangi. Sistem ini dikembangkan pertama kali oleh Inspektorat Kabupaten Banyuwangi sejak tahun 2018 dengan tujuan untuk memastikan pelaksanaan pengawasan intern sesuai standar dan dokumentasi pengawasan dapat tersimpan secara digital yang dapat diakses setiap saat. Penggunaan e-audit pada proses pengawasan di Inspektorat Kabupaten Banyuwangi telah aktif sejak tahun 2021, namun masih perlu disempurnakan terutama dalam kemudahan penggunaan. Pratiwi (2022) menyebutkan bahwa pemanfaatan e-audit masih terbatas pada proses perencanaan dan pelaksanaan. Sedangkan pada proses pelaporan dan tindak lanjut belum dimanfaatkan secara maksimal, hal ini disebabkan pengguna merasa tidak dimudahkan dalam proses pengawasan pada e-audit.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja APIP Kabupaten Banyuwangi dalam pemanfaatan e-audit dan untuk menganalisis ekspektasi pengguna dalam memanfaatkan e-audit pada proses pengawasan intern di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif pada tahapan proses pengawasan pada e-audit, yaitu penyusunan PKPT, perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efektivitas kinerja APIP Kabupaten Banyuwangi dalam pemanfaatan e-audit sebesar 59 dari nilai maksimal 100 dengan kategori baik. Nilai tersebut terdiri dari komponen penyusunan PKPT yang memperoleh nilai 8,8, perencanaan pengawasan memperoleh nilai 20, pelaksanaan pengawasan memperoleh nilai 16, pelaporan hasil pengawasan memperoleh nilai 9 dan pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan memperoleh nilai 5,2 dari nilai maksimal pada masing-masing komponen 20. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara secara mendalam kepada para informan dapat diketahui bahwa ekspektasi pengguna dalam memanfaatkan e-audit pada proses pengawasan intern, yaitu dapat memudahkan setiap proses pengawasan dan mendukung tercapainya tujuan, ketepatan waktu dan standar mutu pengawasan.
Penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu pemilihan informan yang terbatas pada auditor sebagai pengguna e-audit, sehingga penilaaian efektivitas kinerja APIP hanya dilihat dari sudut pandang pihak internal APIP. Artinya hasil penilaian efektivitas kinerja belum sepenuhnnya objektif dan mewakili secara menyeluruh terutama dari sudut pandang pihak eksternal sebagai mitra atau penerima layanan APIP Kabupaten Banyuwangi.
Description
Reupload file repository 29 Januari 2026_Ratna
