Evaluasi Pengeringan Gabah Menggunakan Mesin Pengering Tipe Bed Dryer di UPJA Sri Makmur, Ngawi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Proses pascapanen hasil pertanian seringkali membuat produk mengalami
susut ataupun kerusakan yang berujung pada penurunan nilai produk pertanian.
Poses pengeringan manual memiliki banyak kekurangan. UPJA Sri Makmur
sebagai POKTAN sudah menerapkan proses pengeringan mekanis tipe bed dryer.
Hal itu menjadi pilihan terbaik karena gerakan fluidisasi dan perputaran gabah
menyebabkan semua permukaan gabah terkena udara panas sehingga diharapkan
proses pindah panas dari udara pengering ke bahan dan perpindahan massa dari
bahan ke udara menjadi lebih maksimal. Namun pada observasi awal yang
dilakukan di UPJA Sri Makmur terlihat beberapa permasalahan operasional.
Selama mesin beroperasi pemeliharaan mesin bersifat kuratif (hanya dilakukan
pada kerusakan berat) tanpa memperhatikan standar waktu dan banyaknya bahan
yang sedang digunakan. Metode analisis yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif
yang mana hasil data diklasifikasikan dalam bentuk grafik. Hasil uji kinerja mesin
didapatkan nilai rata rata kapasitas mesin pengering tipe bed dryer untuk
mengeringkan gabah yaitu 346,83 kg/jam, nilai rata-rata kadar air akhir bahan
sebesar 14,1%, nilai rata-rata laju pengeringan gabah sebesar 0,50%, dan nilai rata
rata efisiensi pengering sebesar 47,18%. Mengacu standar SNI 441:2015 dan SNI
8886:202X, parameter suhu, kinerja mesin, kadar air, dan efisiensi pengeringan
sudah memenuhi standar. Sedangkan nilai laju pengeringan dinilai belum optimal.
Description
Repo 16 Juli 2026_ Rudy K
Validasi dan Finalisasi Ratna 15 Juli 2026
