Hubungan Patron-Klien Antara Pemilik dengan Pekerja Penggilingan Padi Keliling di Desa Kepuhdoko Kabupaten Jombang

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Perkembangan pertanian di Kabupaten Jombang dijadikan untuk swasembada beras dan menjadikan Kabupaten Jombang sebagai sentra beras di Jawa Timur. Penggilingan padi yang dijalankan di Desa Kepuhdoko berasal dari penggilingan padi milik sendiri dengan para pekerja yang terdiri dari dua orang yang menjalankan penggilingan padi keliling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan patron klien antara pekerja dan pemilik dalam usaha penggilingan padi keliling dapat terbentuk dengan mengacu pada teori Moral Ekonomi Petani oleh James C Scott. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan adanya sistem sewa-menyewa dalam usaha penggilingan padi keliling di Desa Kepuhdoko, di mana pemilik tidak menjalankan penggilingan padi keliling miliknya tapi pemilik memilih untuk menyewakan pada para pekerja. Pemilik berperan sebagai patron yang memiliki kedudukan lebih tinggi, sedangkan pekerja berperan sebagai klien yang memiliki kedudukan yang lebih rendah. Pemilik penggilingan sebagai patron memberikan perlindungan dan bantuan ekonomi, sedangkan klien memberikan loyalitas dan bergantung pada patron. Maka norma resiprositas menjadi pengikat moral kedua pihak untuk keberlanjutan hubungan tersebut.

Description

Reuploud file repositori 5 maret 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By