Analisis Kemampuan Kognitif Literasi Lingkungan Sistem Respirasi Manusia Siswa SMP Charen Wittaya Nusorn School Thailand
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Literasi lingkungan adalah pengertian yang dimiliki oleh seseorang
mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan lingkungan termasuk di
dalamnya memahami masalah yang ada dan dapat mengetahui solusi sampai
menyelesaikan suatu masalah di lingkungan tersebut. Sementera itu, Thailand
menghadapi permasalahan lingkungan yang dihasilkan oleh perubahan iklim.
Perubahan iklim dapat disebabkan dari peningkatan polusi, peningkatan
penggunaan bahan bakar, peningkatan suhu temperatur, dan menurunnya sumber
daya alam tak terbarukan yang ada di lingkungan
Berdasarkan poin nomor 3 pada target SDGs ke-13 menyatakan bahwa
pendidikan membutuhkan program untuk mendukung target aksi iklim untuk
diterapkan di sekolah. Pendidikan di sekolah dapat mengenalkan SDGs sehingga
adanya perubahan sikap yang terbentuk melalui program yang dilaksanakan
sekolah untuk diterapkan dari kebijakan sekolah, kurikulum, pendidikan guru, dan
asesmen oleh siswa. Siswa dapat memiliki pemahaman bahwa manusia dapat
memperbaiki kondisi lingkungan yang berawal dari literasi lingkungan dalam
proses pembelajaran IPA. Kemampuan kognitif literasi lingkungan oleh siswa
dapat menunjukkan tingkat kognitif siswa dalam pemahaman hubungan antara
manusia dengan lingkungannya.
Penelitian difokuskan untuk mengeksplorasi kemampuan kognitif literasi
lingkungan siswa SMP Charen Wittaya Nusorn pada sistem respirasi manusia
melalui penggunaan pendekatan kualitatif deskriptif naratif. Sumber data yang
digunakan adalah wawancara terhadap peserta didik, guru biologi, dan manager
sekolah, tes diagnosa kemampuan kognitif kelas peserta, berbagai bahan ajar dari
buku guru biologi, buku biologi peserta didik, buku IPA Mathayomsuksa 2, dan
buku kerja IPA Mathayomsuksa 2. Serta dokumentasi pembelajaran seperti rencana
pengelolaan pembelajaran guru biologi, video pembelajaran, peraturan sekolah dan
observasi program kegiatan sekolah.
Penelitian ini memiliki 3 tahap dalam perlakuan yang telah disesuaikan oleh
konsep analisis data triangulation, sebagai berikut: 1) Menetapkan tujuan
untuk triangulation untuk menganalisis aspek kemampuan kognitif literasi
lingkungan sistem respirasi siswa SMP Charen Wittaya Nusorn School, Thailand.
2) Mengumpulkan data penelitian dan diulas secara menyeluruh sehingga
mendapatkan data yang lebih spesifik terhadap tujuan penelitian. Semakin banyak
data yang didapatkan maka semakin kuat data yang spesifik terhadap informasi
penelitian. 3) Menganalisis sumber data yang menyesuaikan sesuai dengan aspek
pada kemampuan kognitif literasi lingkungan dan menarik kesimpulan berdasarkan
sumber data. Berdasarkan rumusan masalah penelitian dapat ditarik kesimpulan menjadi
2 poin. Kemampuan kognitif literasi lingkungan siswa partisipan dinilai
berdasarkan tes diagnostik kemampuan literasi kognitif MSEL (Middle School
Student Environment Literacy) memperoleh rata-rata 72,63% tergolong dalam
kriteria baik. Sementara itu, daya dukung aspek literasi lingkungan menunjukkan
bahwa buku biologi siswa, buku guru biologi, buku IPA Mathayomsuksa 2, metode
pengajaran guru biologi yang difokuskan pada siswa sesuai dengan Rencana
Pengelolaan Pembelajaran, serta peraturan sekolah dan kegiatan sekolah program
observasi memberikan kontribusi positif terhadap aspek-aspek kemampuan
kognitif literasi lingkungan.
Description
Reupload File Repository 20 Februari 2026_Rudi H/Ardi
