Penerapan Six sigma dalam Pengendalian Kualitas Produk AMDK “Afiyah” Pada PT Bakid Karunia Sejahtera Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Dalam era globalisasi dan persaingan industri yang semakin ketat,
perusahaan dituntut untuk meningkatkan kualitas produk dan efisiensi operasional
guna memenuhi beragam kebutuhan konsumen, termasuk dalam industri Air
Minum Dalam Kemasan (AMDK). Kualitas menjadi kunci bagi perusahaan untuk
mendapatkan kepercayaan konsumen, karena pada dasarnya konsumen akan
memilih produk yang memiliki kualitas yang baik. Oleh karena itu, perusahaan
harus
meningkatkan pengendalian kualitas melalui perbaikan untuk
mempertahankan standar produk dan mengurangi cacat. Penelitian ini bertujuan
untuk menerapkan pengendalian kualitas produk AMDK dan meminimalkan cacat
produk, serta memberikan rekomendasi perbaikan pada cacat paling kritis pada
produk AMKD “Afiyah” PT Bakid Karunia Sejahtera agar menghasilkan produk
yang terjamin kualitasnya dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode
pengendalian kualitas yang akan digunakan adalah six sigma. Six sigma merupakan
pendekatan sistematis untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa dengan
mengurangi variasi dan cacat. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa cacat
produk yang menjadi fokus perhatian di perusahaan, yaitu cacat kemasan bocor,
cacat tutup miring dan tidak terpotong, serta cacat produk kurang terisi. Ketiga cacat
tersebut sangat mempengaruhi penurunan kualitas produk, kepercayaan konsumen,
dan profitabilitas perusahaan. Nilai defect rate per million opportunities (DPMO)
produk cacat pada AMDK Afiyah sebesar 15.878,98, sedangkan nilai sigma sebesar
3,65 masih jauh dari 6σ, yang menunjukkan bahwa masih diperlukan perbaikan
kualitas.
Rekomendasi perbaikan berdasarkan metode kaizen perlu
diimplementasikan secara komprehensif. Pada kaizen five m-checklist, rekomendasi
perbaikan ditujukan pada 5 faktor penyebab masalah yaitu manusia, metode,
material, mesin, dan lingkungan. Sementara itu, rekomendasi perbaikan pada kaizen
five step plan antara lain adalah meningkatkan budaya kerja yang disiplin dan
efisien pada lingkungan produksi dengan menerapkan 5S (seiri, seiton, seiso,
seiketsu, dan shitsuke).
Description
Dosen pembimbing Utama : Dr. Yuli Wibowo, S.TP., M.Si., IPM.
Dosen pembimbing Anggota : Dr. Nita Kuswardhani, S.TP., M.Eng., IPM
