Uji Validasi Hasil Kecerdasan Buatan Dalam Skala Laboratorium (Tentang Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Abu Ampas Tebu Sebagai Material Pozzolanik Dalam Penggunaan Material Maju Pada Beton Normal Menggunakan Kecerdasan Buatan)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas teknik
Abstract
Abu ampas tebu merupakan material alternatif yang dapat digunakan
sebagai material substitusi semen dalam produksi beton. Kandungan SiO₂ yang
tinggi pada abu ampas tebu membuatnya menjadi pilihan yang layak untuk
campuran beton. Perancangan mix design dengan campuran bahan substitusi
membutuhkan percobaan berkali-kali untuk menemukan komposisi yang tepat
untuk mutu beton yang ingin dicapai. Artificial Intelligence (AI) menjadi pilihan
untuk menjadi teknologi yang dapat meringakan pekerjaan dalam bidang teknik
sipil, oleh karena itu AI menjadi pilihan tepat untuk dijadikan alat prediksi mix
design.
Tujuan dari penelitian ini adalah memvalidasi nilai hasil prediksi
pemrograman AI dengan nilai aktual hasil percobaan langsung. Dalam
pemrograman dipakai tiga pemodelan prediksi, yaitu random forrest, decision tree,
regresi linier yang dimana pada setiap model diambil tiga rancangan prediksi. Nilai
prediksi kuat tekan dan kuat tarik yang sudah dihasilkan oleh pemodelan AI
dilakukan analisis menggunakan tiga indikator error, yaitu mean absolute error
(MAE), root mean squared error (RMSE), dan mean absolute percentage error
(MAPE). Pengujian beton yang dilakukan adalah kuat tekan dan kuat tarik belah
dengan benda uji silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm diuji pada umur 28 hari.
Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa pemodelan prediksi
dengan menggunakan model prediksi random forrest pada ketiga prediksi nilai
aktual kuat tekannya mampu melampaui nilai prediksi yang dihasilkan oleh AI
dengan tiga nilai aktual kuat tekannya beruturut-turut adalah 26,03 Mpa, 30,27
Mpa, dan 25,94 Mpa, sedangkan tiga nilai prediksinya berturut-turut adalah 11,93
Mpa, 25,33 Mpa, 23,90 Mpa. Berbeda dengan hasil evaluasi error menggunakan
tiga indikator didapatkan bahwa random forrest memiliki nilai error yang terbesar
diantara model prediksi lainya dan model prediksi regresi linier memili nilai eror
yang terkecil.
Description
Reuplod file repository 5 februari 2026_agus/feren
