Pendugaan Tingkat Kesuburan Tanah Di Lahan Vulkanik Lereng Gunung Raung Berdasarkan Karakteristik Kimia Dengan Menggunakan PCA dan IDW
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penelitian ini dimulai pada bulan Oktober 2024 hingga bulan Maret 2025
yang berlokasi kawasan lereng Gunung Raung yaitu pada Kecamatan Sumberjambe
dan Kecamatan Ledokombo. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel
sebanyak 12 sampel pada 4 SPL yang berbeda dan dilakukan analisis di
Laboratorium Kesuburan dan Kesehatan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas
Jember. Data hasil analisis laboratorium dilakukan uji Principal Component
Analysis (PCA) untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah dan dilanjutkan dengan
pembuatan peta untuk mengetahui sebaran tingkat kesuburan tanah. Analisis
lanjutannya yaitu dengan analisis ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT, selain
itu untuk mengetahui pengaruh antar variabel dengan tingkat kesuburan tanah
dilakukan uji regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran nilai pH tanah berkisar antara
5.62 – 5.99, nilai N-total tanah berkisar antara 0.18 – 0.34, nilai C-Organik tanah
berkisar antara 0.86 – 1.16, nilai K-tersedia tanah berkisar antara 1.07 – 1.65, nilai
KTK tanah berkisar antara 19.13 – 26.27, nilai P-tersedia tanah berkisar antara
11.79 – 27.23. Hal yang mempengaruhi perbedaan pada hasil sifat kimia tanah ini
yaitu faktor penggunaan lahan, pengolahan lahan dan ketinggian tempat. Nilai sifat
kimia tertinggi rata-rata berada pada SPL 3 yaitu pada penggunaan lahan tegalan.
Hal ini dikarenakan pada lahan tegalan merupakan lahan yang memiliki tutupan
lahan rapat dan pengolahan tanah yang minimum sehingga unsur hara di dalamnya
tergolong tinggi.
Analisis Principal Component Analysis (PCA) pada hasil penelitian
menunjukkan bahwa variabel yang memperngaruhi tingkat kesuburan tanah yaitu
K-tersedia sebesar 68,1 % dan KTK sebesar 55,9% pada persentase cumulative
sebesar 66,1%. Pada hasil skoring dan weighting didapatkan tingkat kesuburan
tanah pada daerah penelitian terbagi menjadi 5 kelas yaitu rendah, agak rendah,
sedang, agak tinggi, dan tinggi. Sebaran tingkat kesuburan tanah pada daerah
penelitian berdasarkan hasil interpolasi Inverse Distance Weighted (IDW) yaitu
pada tingkat rendah sebesar 5.41%, agak rendah sebesar 11.74%, sedang sebesar
24.56%, agak tinggi sebesar 31,78% dan tinggi sebesar 26,52%.
Hasil analisis regresi didapatkan nilai R-Square sebesar 0,8158 yang
mengartikan bahwa variabel penelitian mempengaruhi tingkat kesuburan tanah
sebesar 81,58%. Berdasarkan hasil coefficient regresi didapatkan nilai tertinggi
pada variabel N-total tanah dengan nilai sebesar 2,85. Hal ini mengartikan bahwa
nilai N-total tanah dapat meningkatkan nilai kesuburan sebesar 2,85. Rumus akhir
hasil regresi yaitu SFI = 2,192 + 0,292K + 2,85N + 0,001745P.
Description
upload by Teddy_25.02.2026
