Analisis Komparatif dan Dampak Pekerja Migran Terhadap Nilai Lahan dan Transfer Lahan di Pedesaan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan nilai lahan antara desa dengan pekerja migran dan desa tanpa pekerja migran, serta (2) perbedaan kondisi transfer lahan antara kedua jenis desa tersebut. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di dua desa di Kabupaten Jember, yakni Desa Sumberrejo Kecamatan Ambulu sebagai desa dengan jumlah pekerja migran tertinggi, dan Desa Gunung Malang Kecamatan Sumberjambe sebagai desa dengan pekerja migran terendah. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret hingga April 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dan uji beda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang, terdiri dari 30 responden di Desa Sumberrejo dan 14 responden di Desa Gunung Malang. Nilai lahan dihitung menggunakan metode land rent, sedangkan transfer lahan dianalisis secara deskriptif berdasarkan frekuensi dan pola peralihan kepemilikan lahan. Uji beda dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan signifikan antara dua kelompok desa. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai lahan rata-rata di Desa Sumberrejo sebesar Rp33.466.794/ha, sedangkan di Desa Gunung Malang sebesar Rp28.029.266/ha. Nilai ini menunjukkan bahwa desa dengan pekerja migran. memiliki nilai lahan yang lebih tinggi dibandingkan desa tanpa pekerja migran. Sementara itu, dari segi transfer lahan, Desa Sumberrejo mengalami transfer lahan yang lebih tinggi dengan 22 responden (73,33%) menyatakan pernah melakukan transfer lahan, sedangkan di Desa Gunung Malang hanya 6 responden (42,85%). Perbedaan nilai dan transfer lahan ini didorong oleh aliran remitansi yang memperkuat daya beli keluarga migran, serta perubahan orientasi ekonomi rumah tangga. Hasil uji beda dengan metode Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai lahan antara kedua desa. Hal ini memperkuat dugaan bahwa keberadaan pekerja migran memengaruhi peningkatan nilai lahan melalui peningkatan permintaan dan investasi lahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pekerja migran berperan penting dalam mendorong dinamika ekonomi agraria di pedesaan, baik melalui pengaruh terhadap harga maupun terhadap perputaran kepemilikan lahan.

Description

Reupload file repositori 3 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By