Determinan Penggunaan Kontrasepsi Pasca Persalinan pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat
| dc.contributor.author | DIAH AYU WULANDARI | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-03T04:29:56Z | |
| dc.date.issued | 2023-11-28 | |
| dc.description.abstract | Prevalensi penggunaan kontrasepsi pasca persalinan di Indonesia menurut data Riset Kesehatan Daerah (Riskesdas) pada tahun 2018 mencapai 54,8%. Berdasarkan data Profil Kesehatan Jawa Timur tahun 2021, menunjukkan bahwa peserta kontrasepsi pasca persalinan di provinsi Jawa Timur sebanyak 56,2%. Tercatat prevalensi ibu postpartum yang menggunakan kontrasepsi dalam kurun waktu ≤ 42 hari setelah persalinan sebesar 27,2% sedangkan dalam kurun waktu > 42 hari setelah persalinan sebesar 72,8%. Kurangnya cakupan kepesertaan kontrasepsi pasca persalinan dari target nasional yang telah ditetapkan oleh BKKBN menunjukkan bahwa peningkatan kepesertaan kontrasepsi pasca persalinan perlu dilakukan. Faktor yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi pasca persalinan meliputi usia, paritas, pendidikan, jenis pekerjaan, pendapatan keluarga per bulan, sikap ibu postpartum, norma subjektif ibu postpartum, dan niat ibu postpartum. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan faktor sosiodemografi, sikap, norma subjektif dengan niat menggunakan kontrasepsi pasca persalinan, dan niat menggunakan dengan penggunaan kontrasepsi pasca persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kalisat. Penelitian ini merupakan analitik dan observasional dengan desain cross sectional dilanjut cohort prospective. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Oktober 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kalisat. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester 3 dan ibu postpartum yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Kalisat yang berjumlah 88 orang, dipilih dengan menggunakan teknik total population sampling. Variabel terikat pada penelitian ini adalah niat ibu postpartum dan penggunaan kontrasepsi pasca persalinan dengan variabel bebas meliputi faktor sosiodemografi (usia, paritas, pendidikan, jenis pekerjaan, pendapatan keluarga), faktor sikap ibu postpartum, dan faktor norma subjektif ibu ix postpartum. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara menggunakan kuisioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Chi-square (Test of Independence) dan uji Fisher Exact dengan nilai α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Kalisat berada pada rentang usia 20-30 tahun; ibu primipara; berpendidikan dasar; ibu rumah tangga; dan keluaga berpenghasilan < Rp. 2.555.662,91; bersikap positif terhadap kontrasepsi pasca persalinan; memiliki norma subjektif yang positif terhadap kontrasepsi pasca persalinan; berniat kuat menggunakan kontrasepsi pasca persalinan, namun sebagian besar tidak menggunakan kontrasepsi pasca persalinan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang berhubungan yaitu norma subjektif dengan niat menggunakan kontrasepsi pasca persalinan dengan nilai OR sebesar 6,38 (CI 95%:1,24-32,79, p-value=0,03) dan niat ibu postpartum dengan penggunaan kontrasepsi pasca persalinan dengan nilai OR sebesar 9,58 (CI 95%:2,44-37,60, p value=0,00). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan niat ibu untuk menggunakan kontrasepsi pasca persalinan meliputi usia dengan nilai OR sebesar 2,23 dan 0,42 (CI 95%:0,26-19,66, p-value=0,64), paritas dengan nilai OR sebesar 2,25 dan 0,93 (CI 95%:0,31-2,13, p-value=0,81), pendidikan dengan nilai OR sebesar 0,52 (CI 95%:0,19-1,37, p-value=0,42), jenis pekerjaan dengan nilai OR sebesar 0,69 (CI 95%:0,07-6,54, p-value=1,00), pendapatan keluarga dengan nilai OR sebesar 0,39 (CI 95%:0,08-2,04, p-value=0,31), dan sikap ibu postpartum dengan nilai OR sebesar 5,28 (CI 95%:0,99-27,86, p-value=0,05). Pengoptimalan peningkatan pengetahuan dan antusiasme ibu postpartum dan keluarga tentang kontrasepsi pasca persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kalisat perlu ditingkatkan. Hal ini dapat dilakukan dengan metode role playing terkait manfaat dari penggunaan kontrasepsi pasca persalinan. Tidak hanya itu, kader posyandu juga diharapkan untuk memperdalam pengetahuan terkait kontrasepsi pasca persalinan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ni’mal Baroya, S.KM., M.PH | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1253 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | Determinan | |
| dc.subject | Kontrasepsi | |
| dc.subject | Persalinan | |
| dc.title | Determinan Penggunaan Kontrasepsi Pasca Persalinan pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat | |
| dc.type | Other |
