Perbandingan NDVI, NDWI, dan NDDI dalam analisis kadar air tanah pada lahan padi menggunakan citra Sentinel-2A
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Padi (Oryza sativa L.) membutuhkan ketersediaan air tanah yang optimal untuk
mendukung pertumbuhan dan produktivitas. Namun, perubahan iklim dan
keterbatasan irigasi sering menimbulkan kekeringan sehingga mengancam
produksi. Pemantauan kadar air tanah melalui penginderaan jauh, khususnya citra
Sentinel-2A dengan indeks vegetasi, menjadi alternatif yang efisien dan akurat.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja NDVI, NDWI, dan NDDI dalam
mendeteksi kadar air tanah serta menentukan indeks terbaik. Penelitian dilakukan
di lahan padi Kecamatan Antirogo, Kabupaten Jember. Data kadar air tanah diambil
dari 40 titik menggunakan metode gravimetrik, kemudian dibandingkan dengan
nilai NDVI, NDWI, dan NDDI dari citra Sentinel-2A. Analisis regresi sederhana
digunakan untuk melihat hubungan antara indeks vegetasi dan hasil pengukuran
lapangan. Hasil penelitian menunjukkan kadar air tanah berkisar 4,9%–9,3%
dengan rata-rata 6,98%, jauh di bawah kapasitas lapang (25–40%) sehingga kondisi
lahan tergolong kering. Nilai NDVI 0,22–0,68, NDWI -0,15–0,32, dan NDDI 0,20
0,61. NDVI memiliki korelasi sedang dengan kadar air tanah (R² = 0,56), NDWI
menunjukkan hubungan terkuat (R² = 0,68), sedangkan NDDI berkorelasi negatif
(R² = 0,61). Disimpulkan bahwa ketiga indeks dapat digunakan untuk mendeteksi
kadar air tanah, namun NDWI merupakan indeks terbaik karena paling sensitif
terhadap kelembapan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan citra Sentinel
2A dapat mendukung pertanian presisi, khususnya dalam pengelolaan irigasi yang
lebih efektif dan peningkatan produktivitas padi secara berkelanjutan.
Description
reeapload 2026 Rudi H
