Menyibak Akuntansi Sumber Daya Insani (Studi Kasus pada STDI Imam Syafi’i Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Rasio dosen-mahasiswa yang tidak terkendali dapat menyebabkan
berkurangnya perhatian individu bagi mahasiswa, membebani dosen, dan
berpotensi menurunkan mutu pendidikan. Hal tersebut selaras dengan kegagalan
pada sistem manajemen di institusi pendidikan yang dapat terjadi karena adanya
kesalahan penanganan sumber daya insani (SDI), yang meliputi tenaga pengajar,
dan staf penunjang. Akuntansi sumber daya insani (ASDI) diakui sebagai hal yang
penting untuk manajemen sumber daya insani (MSDI) yang efektif namun belum
secara eksplisit diakui sebagai aset sehingga timbul kesenjangan. Penelitian ini
dilakukan untuk menyibak wujud penerapan ASDI di Sekolah Tinggi Dirasat
Islamiyah Imam Syafi’i (STDIIS) Jember serta pengimplementasian ASDI yang
sesuai untuk diterapkan pada STDIIS Jember. Penelitian yang dilakukan adalah
penelitian kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus. Teknik
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan
wawancara serta mengumpulkan dokumentasi, dengan melakukan triangulasi
teknik untuk dapat memastikan keabsahan data. Teknik analisis data pada penelitian
ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa STDIIS Jember masih belum menerapkan ASDI serta menganggap aset SDI
tidak dapat diakui sebagai aset di dalam standar akuntansi keuangan. Semua biaya
yang dikeluarkan untuk SDI tidak dikapitalisasi (CapEx) melainkan dicatat
seluruhnya sebagai beban operasional (RevEx). Oleh karena itu, praktik akuntansi
keuangan yang dilakukan oleh STDIIS Jember tidak sejalan dengan teori
pengembangan ASDI. Pengukuran non-moneter pada ASDI seperti penilaian
kinerja dan penilaian kualitatif dapat secara efektif menangkap nilai SDI.
Description
Reupload Repository 24 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
