Hubungan Intensitas Screen Time dengan Kesantunan Berbahasa Anak di Kelompok A TK Labschool Dharma Indria I Jember

Abstract

Penggunaan perangkat digital pada anak usia dini mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Perangkat digital, seperti telepon pintar, tablet, komputer, dan televisi, telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak. Penggunaan perangkat digital dalam durasi dan frekuensi tertentu dikenal sebagai screen time. Meskipun screen time dapat memberikan manfaat, seperti menambah pengetahuan dan mendukung proses belajar melalui konten edukatif, penggunaan yang tidak terkontrol juga berpotensi memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan bahasa dan perilaku berbahasa. Kesantunan berbahasa merupakan kemampuan anak dalam menggunakan bahasa yang sopan, santun, dan sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan sosial. Kemampuan ini penting ditanamkan sejak usia dini karena menjadi dasar dalam membangun komunikasi yang baik dengan orang lain. Namun, meningkatnya intensitas screen time pada anak dikhawatirkan dapat mengurangi interaksi sosial secara langsung sehingga berpotensi memengaruhi perkembangan kesantunan berbahasa. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara intensitas screen time dengan kesantunan berbahasa anak di Kelompok A TK Labschool Dharma Indria I Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 17 anak Kelompok A TK Labschool Dharma Indria I Jember yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner intensitas screen time yang diisi oleh orang tua serta observasi untuk mengukur kesantunan berbahasa anak. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi Spearman Rank sebesar -0,512 dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas screen time dengan kesantunan berbahasa anak di Kelompok A TK Labschool Dharma Indria I Jember. Nilai koefisien korelasi yang negatif menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel bersifat berlawanan arah, sehingga semakin tinggi intensitas screen time anak, maka kesantunan berbahasa anak cenderung semakin rendah. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa meskipun intensitas screen time berhubungan dengan kesantunan berbahasa anak, pembentukan kesantunan berbahasa tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor. Pendampingan orang tua selama penggunaan media digital, pemilihan konten yang sesuai dengan usia anak, pola asuh, serta lingkungan sosial dan komunikasi di rumah maupun di sekolah turut berperan dalam membentuk perilaku berbahasa anak. Oleh karena itu, pengelolaan screen time yang disertai pendampingan dan pembiasaan berbahasa yang santun menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas screen time dengan kesantunan berbahasa anak di Kelompok A TK Labschool Dharma Indria I Jember. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan intensitas screen time cenderung diikuti oleh penurunan tingkat kesantunan berbahasa anak. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara orang tua dan guru dalam mengatur intensitas penggunaan media digital, memilih konten yang sesuai, serta memberikan teladan dan pembiasaan berbahasa yang santun agar perkembangan bahasa dan perilaku komunikasi anak dapat berkembang secara optimal.

Description

Validasi file repositori 26 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By