Analisis Dampak Desentralisasi Fiskal Terhadap Ketimpangan Antarwilayah di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang, saat ini sedang berada pada fase pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi yang tidak seragam antara wilayah satu dengan wilayah lainnya akan menyebabkan ketimpangan pembangunan antarwilayah. Ketimpangan ini menjadi isu penting karena melihat wilayah Indonesia yang begitu luas dan terdiri dari berbagai pulau dengan karakteristiknya masing-masing. Indeks Williamson digunakan untuk mengukur tingkat ketimpangan pada penelitian. Intervensi pemerintah dengan kebijakan desentralisasi fiskal dianggap dapat menjadi alternatif untuk menyelesaikan masalah ketimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari desentralisasi fiskal yang berupa PAD, DBH, dan DAU terhadap ketimpangan pembangunan antarwilayah di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang mencakup data dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia dalam kurun waktu 2016-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan, DBH berpengaruh secara negatif tetapi tidak signifikan terhadap ketimpangan, dan DAU berpengaruh secara negatif dan juga signifikan terhadap ketimpangan antarwilayah di Indonesia.

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By