Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ems (Ethyl Methane Sulfonate) Terhadap Keragaman Morfologi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Namun, keragaman genetik yang terbatas menjadi kendala dalam pengembangan varietas unggul. Salah satu upaya untuk meningkatkan keragaman genetik adalah melalui induksi mutasi menggunakan mutagen kimia Ethyl Methane Sulfonate (EMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induksi mutasi menggunakan EMS terhadap morfologi tanaman cabai rawit varietas Genie serta mengidentifikasi tanaman putatif mutan yang memiliki karakter berbeda dibandingkan tanaman kontrol. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Jember menggunakan benih cabai rawit varietas Genie dengan perlakuan EMS konsentrasi 0,75% dan 1% selama 6 jam dan 9 jam. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan karakter tanaman kontrol dan tanaman hasil induksi mutasi. Parameter yang diamati meliputi persentase tumbuh, tinggi tanaman, waktu muncul bunga pertama, jumlah buah, bobot buah, panjang buah, diameter buah, kandungan klorofil, serta karakter morfologi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan EMS menghasilkan keragaman karakter agronomi, fisiologi, dan morfologi pada tanaman cabai rawit. Sebanyak tujuh tanaman putatif mutan berhasil diidentifikasi, yaitu E1L1.2, E1L1.3, E1L1.8, E1L2.1, E1L2.2, E1L2.8, dan E2L2.10. Tanaman E2L2.10 merupakan kandidat putatif mutan yang paling prospektif karena menunjukkan tinggi tanaman tertinggi (103 cm), jumlah buah terbanyak (207 buah), dan bobot buah total tertinggi (159 g) selain itu, tanaman E1L1.3 berpotensi sebagai kandidat mutan untuk karakter buah yang besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi mutasi menggunakan EMS mampu menghasilkan keragaman fenotipe yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber plasma nutfah dalam program pemuliaan tanaman cabai rawit.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 26 Agustus 2026_Kholif Basri
