Hubungan Efikasi Diri Akademik (Academic Self Efficacy) dengan Kesiapan Pembelajaran Interprofesi (Interprofessional Learning Readiness) pada Mahasiswa Keperawatan

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas memerlukan kolaborasi yang efektif antarprofesi kesehatan. Salah satu upaya untuk membentuk kemampuan kolaborasi tersebut adalah melalui Interprofessional Learning (IPL). Kesiapan mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran interprofesi menjadi aspek penting dalam keberhasilan implementasi IPL. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan kesiapan tersebut adalah efikasi diri akademik, yaitu keyakinan mahasiswa terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tuntutan akademik. Mahasiswa dengan efikasi diri akademik yang baik cenderung lebih percaya diri untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran kolaboratif. Namun, penelitian mengenai hubungan efikasi diri akademik dengan kesiapan pembelajaran interprofesi pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional dan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 651 mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember angkatan 2022–2025. Sampel penelitian sebanyak 120 responden diperoleh menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan Google Form. Efikasi diri akademik diukur menggunakan The Academic Self-Efficacy Scale (TASES) versi Indonesia, sedangkan kesiapan pembelajaran interprofesi diukur menggunakan Readiness for Interprofessional Learning Scale (RIPLS) versi Indonesia. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan analisis statistik deskriptif dan secara bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor efikasi diri akademik memiliki nilai median 75,50 dengan rentang interkuartil (Q1–Q3) 70–84, sedangkan skor kesiapan pembelajaran interprofesi memiliki nilai median 68 dengan rentang interkuartil (Q1–Q3) 62–72. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri akademik dengan kesiapan pembelajaran interprofesi (p < 0,001; r = 0,478), yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki efikasi diri akademik lebih baik cenderung memiliki kesiapan pembelajaran interprofesi yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri akademik dengan kesiapan pembelajaran interprofesi pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Temuan ini menunjukkan bahwa efikasi diri akademik merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran interprofesi. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa efikasi diri akademik merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mendukung kesiapan mahasiswa mengikuti pembelajaran interprofesi.

Description

Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By