Persepsi Guru Pelita Hati Kindergarten Mengenai Pembelajaran PAUD
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pelaksanaan pendidikan di satuan PAUD tidak lepas dari peran guru.
Kualifikasi pendidikan bagi guru PAUD telah diatur dalam Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional
Pendidikan Anak Usia Dini yang mana guru harus linear dengan pendidikan PAUD.
Selain hal tersebut, kompetensi menjadi salah satu hal yang wajib guru kuasai, salah
satunya kompetensi pedagogik. Di Pelita Hati Kindergarten, mayoritas guru bukan
merupakan lulusan PG PAUD. Observasi yang dilakukan menunjukkan kegiatan
pembelajaran yang monoton dan tidak sesuai dengan pembelajaran PAUD. Hal
tersebut tampaknya menyebabkan tidak tercapainya aspek perkembangan anak
yang diharapkan. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui persepsi guru di Pelita
Hati Kindergarten mengenai pembelajaran PAUD.
Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana persepsi guru di Pelita
Hati Kindergarten mengenai pembelajaran PAUD? Tujuan dari penelitian ini yaitu
untuk mengetahui persepsi guru di Pelita Hati Kindergarten mengenai pembelajaran
PAUD. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah semua guru di Pelita Hati
Kindergarten yang berjumlah 10 orang. Waktu penelitian dilakukan pada semester
genap tahun ajaran 2024/2025. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan
metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan
model interaktif dari Miles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data, dan verifikasi.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi guru cenderung terarah
pada aspek pengajaran di mana guru perlu mempunyai tujuan pembelajaran
menerapkan metode dan strategi pembelajaran melalui pemanfaatan media
pembelajaran, dan melakukan evaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran.
Pandangan guru mengenai aspek perkembangan dan kebutuhan anak ditahap guru
bisa menyebutkan dan menjelaskan secara umum terkait perkembangan dan
kebutuhan anak. Namun guru belum menjelaskan lebih mendalam terkait tahapan
perkembangan pada anak usia dini. Guru di Pelita Hati Kindergarten mampu
memaparkan pengertian dan urgensi dari metode dan strategi pembelajaran. Namun
belum menjelaskan lebih mendalam perihal contoh dan pelaksanaan dari metode
dan strategi pembelajaran. Secara penerapan guru menerapkan metode dan strategi
pembelajaran tetapi hanya melalui metode klasikal saja. Guru mampu menjelaskan
terkait pengertian, tujuan, dan karakteristik media pembelajaran yang sesuai untuk
anak. Namun secara pengimplementasian tidak sesuai dengan apa yang guru
jelaskan. Perancangan pembelajaran sebagian guru berpendapat penting
dikarenakan membantu guru dalam kegiatan pembelajaran. Namun, ada juga guru
yang berpendapat, rancangan pembelajaran dipandang penting karena bagian dari
administrasi sekolah. Pelaksanaan asesmen pembelajaran dilakukan oleh guru
sesuai dengan pemahaman guru. Namun, guru belum melakukan tahapan asesmen
secara keseluruhan untuk anak usia dini. Persepsi guru di Pelita Hati Kindergarten
dapat dikatakan cenderung memahaminya sebagai aspek pengajaran dengan
pemahaman yang masih mendasar. Secara mendalam guru belum menjelaskan
antara keterkaitan pembelajaran PAUD sebagai upaya stimulasi tumbuh kembang
anak. Hal ini dipicu oleh banyaknya beban kurikulum yang diberikan kepada guru
sehingga guru memilih menggunakan cara mengajar klasikal yang dianggap praktik
pada proses kegiatan pembelajaran.
Saran penelitian untuk guru sebaiknya mengikuti pelatihan secara rutin
mengenai pembelajaran PAUD dan kompetensi guru. Diharapkan guru selalu
memiliki andil dan mengikuti diskusi bersama untuk merancang tujuan dan
kegiatan pembelajaran. Diharapkan guru lebih memiliki kemauan dan kreativitas
yang tinggi dalam menyiapkan dan melaksanakan pembelajaran. Saran untuk
lembaga adalah diharapkan lembaga mengkaji ulang terkait pemenuhan kompetensi
yang dimiliki oleh guru dan syarat guru dalam bergabung dengan lembaga.
Diharapkan lembaga bisa menyediakan fasilitas untuk mendukung peningkatan
kemampuan guru.
Description
Reuploud file repositori 11 maret 2026_Firli
