Analisis Faktor Risiko Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gading Kota Surabaya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Pneumonia merupakan salah satu bentuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut
(ISPA) yang masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita.
Kota Surabaya tercatat sebagai daerah dengan prevalensi pneumonia balita tertinggi
di Jawa Timur pada tahun 2024. Berbagai faktor host dan environment berperan
terhadap kejadian pneumonia pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja
Puskesmas Gading Kota Surabaya.
Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan
pendekatan case control. Populasi kasus adalah balita usia 12–59 bulan yang
terdiagnosis pneumonia, sedangkan populasi kontrol adalah balita dengan ISPA
non pneumonia. Sampel penelitian terdiri dari 43 responden kelompok kasus dan
43 responden kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random
sampling. Variabel yang diteliti meliputi jenis kelamin, status gizi, riwayat BBLR,
riwayat ASI eksklusif, status imunisasi, laju ventilasi, suhu ruangan, pencahayaan
alami, kepadatan hunian, kelembapan udara, dan paparan asap rokok. Analisis data
dilakukan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara riwayat ASI
eksklusif (p=0,015), status imunisasi (p=0,028), laju ventilasi (p=0,031), kepadatan
hunian (p=0,018), kelembapan udara (p=0,018), dan paparan asap rokok (p=0,019)
dengan kejadian pneumonia pada balita. Sementara itu, jenis kelamin, status gizi,
riwayat BBLR, suhu ruangan, dan pencahayaan alami tidak menunjukkan
hubungan yang signifikan.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor host dan lingkungan
rumah berperan terhadap kejadian pneumonia pada balita, terutama riwayat ASI
eksklusif, status imunisasi, ventilasi, kepadatan hunian, kelembapan udara, dan
paparan asap rokok.
Description
Finalisasi_Maya_24 Juni 2026
