Keberadaan Home Industry Songkok di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2017-2023
| dc.contributor.author | Izuz Zakiyatul Richla | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-04T07:19:07Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-01 | |
| dc.description | reupload 2026 Rudi H Validasi file repositori 4 Juni 2026_Dea_Firli | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas mengenai keberadaan home industry songkok di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada kurun waktu 2017–2023. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana kondisi Desa Bungah dan home industry songkok sebelum tahun 2017, (2) Bagaimana dinamika home industry songkok Desa Bungah menjadi sentra industri kecil menengah songkok di Kabupaten Gresik tahun 2017-2023, (3) Apa dampak adanya home industry songkok bagi warga Desa Bungah. Metode yang digunakan adalah metode sejarah menurut Louis Gottschalk yang terdiri dari tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografI. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi ekonomi dengan teori ekonomi dalam tahapan pertumbuhan ekonomi menurut Rustow. Berdasarkan hasil penelitian, adanya home industry songkok di Desa Bungah berawal dari usaha yang dirintis Mukhtar pada tahun 1960 dan berkembang secara turun-temurun melalui jejaring keluarga serta didukung oleh lingkungan masyarakat dengan budaya Islam yang kuat. Sebelum 2017, usaha tersebut masih berjalan sederhana dengan produksi songkok polos dan pemasaran terbatas secara lokal. Perkembangan signifikan terjadi sejak 2017 setelah adanya dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi yang mendorong peningkatan kualitas produk, kapasitas produksi, serta penyerapan tenaga kerja. Pada tahun 2019–2020 industri songkok mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19, namun kembali berkembang sejak 2021 hingga pada 2023 Desa Bungah ditetapkan sebagai Sentra Industri Kecil Menengah Songkok Kabupaten Gresik melalui SK Bupati Gresik Nomor 530/145/HK/437.12/2023. Keberadaan industri tersebut memberikan dampak sosial ekonomi berupa bertambahnya mata pencaharian, peningkatan pendapatan, terbukanya lapangan kerja, perubahan status sosial, meningkatnya peran perempuan dalam ekonomi keluarga, serta turut mengharumkan nama desa. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dra. Dewi Salindri, M.Si., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8060 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Desa Bungah | |
| dc.subject | dukungan pemerintah | |
| dc.subject | home industry | |
| dc.subject | sosial ekonomi | |
| dc.title | Keberadaan Home Industry Songkok di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2017-2023 | |
| dc.type | Other |
