Dinamika Kelompok Tani Urban Farming Lahan Sempit pada Kelompok Tani Mekarsari Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng Kota Surabaya
| dc.contributor.author | Ivan Sanjiva Redy | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-17T03:45:13Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-09 | |
| dc.description | Reupload File Repository 9 Juni 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Ketersediaan lahan pertanian saat ini semakin sempit karena adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, karena pertambahan penduduk dan urbanisasi yang terjadi saat ini di Kota Surabaya. Hal ini menjadi tantangan bagi Kota Surabaya untuk memenuhi kebutuhan pangan ditengah keterbatasan lahan yang ada. Salah satu cara mengatasi masalah ketahanan pangan dengan kondisi keterbatasan lahan pertanian yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya yaitu dengan cara menggalakan urban farming atau pertanian perkotaan pada lahan sempit. Urban farming merupakan kegiatan budidaya yang dilakukan di lingkungan perkotaan. Urban Farming diharapkan mampu untuk menjawab permasalahan ketahanan pangan yang terjadi di Kota Surabaya. Salah satu kelompok yang melakukan urban farming yaitu Kelompok Tani Mekarsari. Dibalik kegiatan urban farming yang dilakukan oleh Kelompok Tani Mekarsari, terdapat dinamika kelompok yang kompleks dan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Tujuan penelitian untuk menganalisis dinamika kelompok tani urban farming lahan sempit pada Kelompok Tani Mekarsari, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan dengan metode purposive atau secara sengaja di Kelompok Tani Mekarsari Kelurahan Baratajaya. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan atas pertimbangan Kelompok Tani Mekarsari yang melakukan urban farming pada lahan sempit sejak tahun 2014, mulai dari budidaya tanaman sayur, tanaman buah, toga, hingga budidaya ikan dan ayam. Metode penentuan informan dilakukan dengan purposive methode. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumen. Analisis data menggunakan analisis data Miles, Huberman and Saldana (2014). Hasil penelitian memunjukan bahwa dinamika Kelompok Tani Mekarsari yang meliputi 1) tujuan, 2) komunikasi dalam kelompok, 3) kepemimpinan, membuat keputusan, 4) kontroversi, 5) kreatifits. Kelompok Tani Mekarsari memiliki tujuan spesifik dan operasional, yaitu menciptakan kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan anggota, serta memberi manfaat bagi masyarakat melalui urban farming. Tujuan ini relevan dengan kebutuhan anggota sebagai sarana belajar budidaya, meningkatkan ketahanan pangan, dan ekonomi rumah tangga. Tujuan bersifat terukur dan dapat terdapat langkah-langkah yang jelas melalui kegiatan budidaya tanaman, perikanan, dan peternakan, yang dinilai dari jumlah pelaku, keterlibatan anggota, dan dampak ekonominya. Tujuan kelompok mencerminkan aspirasi anggota dan tidak bertentangan dengan tujuan pribadi mereka, sehingga tidak menghambat pencapaian bersama. Komunikasi dalam Kelompok Tani Mekarsari bersifat dua arah, memungkinkan anggota bertukar pesan secara bebas melalui grup WhatsApp, pesan pribadi, dan pertemuan langsung. Meskipun ada beberapa anggota yang kurang aktif karena kesibukan, penyampaian pesan tetap berjalan lancar. Pengumuman disampaikan secara door to door, melalui pertemuan, dan grup WhatsApp, arahan disampaikan lewat pertemuan, grup, dan secara pribadi, sementara diskusi dilakukan dalam pertemuan rutin maupun kondisional. Secara keseluruhan, komunikasi berjalan efektif, terlihat dari kemampuan anggota memahami informasi yang disampaikan oleh ketua, pengurus, maupun PPL. Kepemimpinan di Kelompok Tani Mekarsari telah menjalankan fungsi tugas dan pemeliharaan sosial, namun belum sepenuhnya optimal. Pemimpin sudah menyampaikan informasi dan terlibat dalam penyelesaian masalah, meskipun sebagian anggota merasa kurang komunikatif dan tidak selalu menampung aspirasi. Sementara dalam fungsi pemeliharaan sosial, pemimpin dinilai telah mendorong partisipasi anggota dan memberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, meskipun masih ada anggota yang merasa kurang dimotivasi, terutama jika pendapatnya berbeda dengan pemimpin. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan sudah berjalan baik, namun masih perlu peningkatan. | |
| dc.description.sponsorship | Dr. Ir. Sri Subekti, M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9146 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Dinamika Kelompok Tani | |
| dc.subject | Urban Farming | |
| dc.subject | Lahan Sempit | |
| dc.title | Dinamika Kelompok Tani Urban Farming Lahan Sempit pada Kelompok Tani Mekarsari Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng Kota Surabaya | |
| dc.type | Other |
