Hubungan Akses Informasi Kesehatan dan Dukungan Keluarga dengan Literasi Kesehatan dan Dampaknya Terhadap Kepatuhan Diet Pasien Penderita Hipertensi di Kabupaten Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi
dan menjadi penyebab utama morbiditas akibat komplikasi kardiovaskular. Salah
satu tantangan utama dalam pengendalian hipertensi di tingkat pelayanan kesehatan
primer adalah rendahnya kepatuhan diet pasien, yang dipengaruhi oleh kemampuan
individu dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi kesehatan
serta dukungan keluarga. Kabupaten Lumajang, kepatuhan diet pasien hipertensi
masih menjadi permasalahan yang memerlukan pendekatan berbasis literasi
kesehatan dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan
akses informasi kesehatan dan dukungan keluarga dengan literasi kesehatan serta
dampaknya terhadap kepatuhan diet pasien hipertensi di Kabupaten Lumajang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain crosssectional. Subjek penelitian adalah pasien penderita hipertensi yang mendapatkan
layanan kesehatan tingkat pertama di empat puskesmas terpilih, yaitu Puskesmas
Rogotrunan, Candipuro, Pasrujambe, dan Tunjung. Penarikan sampel dilakukan
menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling secara
proporsional, sehingga diperoleh sebanyak 227 responden. Pengumpulan data
dilaksanakan pada bulan September-Desember 2025 menggunakan kuesioner
terstruktur. Analisis data dilakukan dengan analisis jalur (path analysis)
menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling
(PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS untuk menguji pengaruh langsung dan tidak
langsung antar variabel laten.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses informasi kesehatan berhubungan
positif dengan literasi kesehatan (p<0,05), namun berhubungan negatif dengan
kepatuhan diet (p<0,001). Dukungan keluarga berhubungan positif dan signifikan
dengan literasi kesehatan (p<0,001) serta kepatuhan diet (p<0,05). Literasi
kesehatan juga berhubungan positif signifikan dengan kepatuhan diet pasien
hipertensi (p<0,001). Seluruh hipotesis penelitian dinyatakan diterima.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa akses informasi kesehatan dan
dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan literasi kesehatan dan
kepatuhan diet pasien hipertensi. Intervensi promotif dan preventif berbasis
keluarga serta peningkatan kualitas informasi kesehatan di pelayanan primer perlu
diperkuat untuk mendukung pengendalian hipertensi di Kabupaten Lumajang.
Description
Reuploud Repository 18 Mei-agus
Approved by Teddy
