Tingkat Kecerdasan Majemuk dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI di SMA Negeri 2 Tanggul

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Kecerdasan majemuk adalah konsep yang sangat penting dalam memahami potensi dan keunikan setiap individu. Pembelajaran (Multiple Intellegence) cenderung menggunakan kemampuan matematis-logis dan bahasa, pada umumnya hanya mengembangkan kemampuan kognitif (menulis, membaca, menghafal, menghitung dan menjawab). Kecerdasan majemuk memiliki peranan penting dalam pembelajaran sejarah diantaranya untuk memahami, menganalisis, memproses, serta menggunakan informasi secara logis rasional. Faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan majemuk adalah faktor genetik; faktor minat individu; faktor pembentukan dari dalam diri individu; faktor kematangan fisik dan psikis serta faktor kebebasan individu. Peran penting yang dihasilkan oleh kecerdasan seseorang meliputi kemampuan manusia berhitung, berimajinasi, beranalogi, dan berinovasi. Penelitian ini terdiri dari satu variabel atau variabel tunggal yaitu kecerdasan majemuk. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Tanggul dengan jumlah sampel 60 siswa yang terdiri dari dua kelas. Menggunakan indikator milik Howard Gardner (1993) yang terdiri dari delapan jenis kecerdasan. Diujikan kepada siswa dalam bentuk tes tertulis dengan melakukan penyesuaian indikator terhadap pembelajaran yang ada. SMA Negeri 2 Tanggul adalah salah satu sekolah penggerak yang terletak di wilayah barat Kabupaten Jember dan sudah menerapkan sistem pembelajaran kurikulum merdeka belajar. Hasil tes berupa nilai angka yang menunjukkan hasil nilai rata-rata soal tes kemudian akan dikategorikan secara universal berdasarkan hasil perhitungan nilai dari tes yang telah dikerjakan. Nilai ini tidak bersifat tetap, namun dapat berubah seiring dengan bertambahnya usia peserta yang melakukan tes kecerdasan majemuk (multiple intellegence). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai tertinggi pada tingkat kecerdasan antarpribadi dengan nilai rata-rata 16,62 dan nilai terendah pada tingkat kecerdasan matematika-logis dengan nilai rata-rata14,08. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kecerdasan intelektual siswa pada kelas XI dikelas XI H dan XI J SMA Negeri 2 Tanggul adalah tinggi pada kecerdasan antarpribadi dan rendah pada kecerdasan matematika-logis.

Description

Entry oleh Arif 2026 Maret 16

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By