Efisiensi Saluran Pemasaran Tembakau Kasturi di Desa Sumberpinang Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Subsektor perkebunan merupakan salah satu sektor penyumbang terbesar devisa negara dalam bidang pertanian. Salah satu komoditas yang cukup potensial yaitu tembakau. Tembakau jenis kasturi merupakan salah satu jenis dari tembakau Voor-Oogst, yang mana banyak dibudidayakan khususnya di Kabupaten Jember. Tembakau musim kemarau atau Voor-Oogst, digunakan untuk bahan untuk membuat rokok putih dan rokok kretek. Jumlah produksi kasturi di Kabupaten Jember menyumbang jumlah terbesar untuk Provinsi Jawa Timur, dan Desa Sumberpinang termasuk salah satu desa yang potensial dalam menyumbang hasil produksi tembakau kasturi untuk Kabupaten Jember. Pertanian tembakau di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember dihadapkan dengan permasalahan khusunya dalam sistem pemasaran yang masih bertingkat, atau para petani masih bergantung pada pelaku pasar seperti tengkulak ataupun pedagang pengumpul. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pola pemasaran yang terjadi di Desa Sumberpinang serta alasan atau pertimbangan petani dalam memilih saluran pemasaran, serta mengetahui efisiensi dari setiap saluran pemasaran dengan menghitung marjin, farmer’s share, serta persentase efisensi pemasaran. Metode penentuan lokasi dalam penelitian ini menggunakan purposive method yaitu di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik, metode deskriptif untuk menggambar struktur saluran pemasaran tembakau kasturi beserta pertimbangan petani dalam memilihnya, metode analitik untuk menghitung efisiensi saluran berdasarkan indikator marjin pemasaran, farmer’s share, serta persentasse efisiensi pemasaran. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan memilih seluruh ketua kelompok tani di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 tingkat saluran pemasaran yang terjadi di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Saluran I yaitu petani – pabrik, beberapa pertimbangan petani dalam memilih saluran ini yaitu dikarenakan menjalin mitra, pasar sudah jelas, dan harga pabrik lebih tinggi. Saluran II yaitu Petani – Pengumpul – Pabrik, pertimbangan petani dalam memilih saluran ini karena luas dan hasil produksi tidak besar dan akses ke gudang kurang memadahi, Saluran III yaitu Petani – Tengkulak – Pengumpul – Pabrik, pertimbangan para petani dalam memilih saluran ini yaitu karena paetani menjual tembakau dalam bentuk setengah kering, petani menganggap menjual kering rumit dan butuh modal besar. Hasil perhitungan terkait marjin pemasaran saluran I yaitu berjumlah 0, karena saluran ini tidak melibatkan pelaku pasar seperti tengkulak atau pengumpul dalam pemasarannya. Saluran II terdapat marjin sebesar Rp 6.667/Kg, Saluran III jumlah marjin pemasarannya sebesar Rp 24.990/Kg. Berdasarkan perhitungan marjin pemasaran saluran I yang paling efisien. Hasil perhitungan farmer’s share menunjukkan saluran I sebesar 100%, nilai farmer’s share saluran II yaitu 87,09% dan saluran III sebesar 50,56%, berdasarkan pengambilan keputusan ketiga saluran tersebut sudah efisien karena nilainya > 50%, namun nilai farmer’s share yang paling efisien yaitu saluran I. Hasil Perhitungan efisiensi pemasaran saluran I yaitu 6,79, saluran II 6, 25 dan saluran III yaitu 6,99.

Description

Reupload file repositori 06 Mar 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By