Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Berbantuan Liveworksheet dan Canva pada Pokok Bahasan Aljabar Peserta Didik Fase D
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMPN 1 Jenggawah bersama dengan guru matematika yang menunjukkan bahwa penggunaan teknologi atau media pembelajaran belum optimal dalam kegiatan belajar. Selain itu, soal-soal aljabar yang digunakan masing jarang mengangkat konteks geometri maupun kehidupan sehari-hari sehingga kesempatan untuk mengembangkan pemahaman bermakna peserta didik terhadap materi masih dapat ditingkatkan. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih relevan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis Problem Based Learning dengan bantuan media digital seperti Liveworksheet. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuan berpikir geometri melalui penyajian masalah dalam E-LKPD.
Produk yang dikembangkan adalah E-LKPD, yaitu lembar kerja digital interaktif yang dapat diakses melalui perangkat elektronik dan memuat materi, soal, serta media pendukung visual dan audio yang mendukung. Pengembangan E-LKPD ini didasarkan pada pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang menekankan pada pemecahan masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif peserta didik. Media Liveworksheet digunakan untuk membuat LKPD interaktif dengan koreksi otomatis, sedangkan Canva digunakan untuk merancang tampilan E-LKPD yang menarik. Materi yang difokuskan adalah aljabar, yang merupakan dasar penting dalam pembelajaran matematika, yang dikaitkan dengan kemampuan berpikir geometri. Kemampuan berpikir geometri yang dikembangkan meliputi lima indikator, yakni mengidentifikasi bentuk geometri dan informasi dalam konteks masalah aljabar, menggunakan model geometri untuk memvisualisasikan aljabar, menamai atau memberi label bangun dengan menggunakan nama-nama atau variabel, menginterpretasikan hubungan antara representasi geometri dan persamaan aljabar, dan memecahkan masalah aljabar dengan prinsip-prinsip geometri. Aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan digunakan sebagai tolak ukur agar intrumen dan produk yang dikembangkan memiliki kualitas tinggi dan bermanfaat dalam pembelajaran matematika fase D.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Tujuan penelitian ini yakni mengembangkan E-LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Liveworksheet pada materi aljabar untuk mengukur kemampuan berpikir geometri peserta didik secara valid, praktis, dan efektif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII B SMPN 1 Jenggawah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan angket, sementara analisis data meliputi uji validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk.
E-LKPD dirancang menarik dan interaktif dalam 15 halaman berbasis masalah yang disebut sebagai prototipe. Prototipe ini divalidasi oleh tiga ahli dengan hasil 3,64 untuk produk, 3,70 untuk tes hasil belajar, dan 3,78 untuk angket respon peserta didik—seluruhnya tergolong valid dan layak diuji coba. Uji coba dilakukan melalui pre-test, pembelajaran menggunakan E-LKPD, post-test, dan pengisian angket. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berpikir geometri dengan N-Gain 0,76 (kategori tinggi) dan kenaikan skor pada lima indikator, terutama pada indikator pemecahan masalah (2,86 poin) dan pelabelan bangun (2,77 poin). Peserta didik mulai terbiasa mengintegrasikan aljabar dan geometri. Kepraktisan E-LKPD juga tinggi, dengan nilai angket respon sebesar 88,21%.
Dengan demikian, E-LKPD berbasis PBL yang dikembangkan valid, efektif dan praktis ini dapat digunakan dalam pembelajaran matematika pada materi aljabar untuk meningkatkan kemampuan berpikir geometri peserta didik. Peneliti merekomendasikan agar pengembangan serupa memperhatikan kesiapan fasilitas teknologi dan banyak anggota kelompok agar pembelajaran lebih optimal dan partisipatif.
Description
Reupload file Repositori 11 Februari 2026_Kholif/Keysa
