Pengaruh Ekstrak Biji Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) terhadap Histologi Ginjal Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Aloksan Serta Pemanfaatannya sebagai Book Chapter

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius, termasuk kerusakan ginjal akibat hiperglikemia dan stres oksidatif (Mohany et al., 2021). Aloksan digunakan sebagai agen diabetogenik yang menginduksi hiperglikemia dan berkontribusi terhadap perubahan histologis ginjal (Almuttairi et al., 2022). Biji nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan tanin yang memiliki potensi sebagai agen nefroprotektif (Mandang et al., 2022). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak biji nangka terhadap struktur histologis ginjal tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi aloksan, mengevaluasi efek nefroprotektifnya, serta menentukan kelayakan hasil penelitian berupa book chapter sebagai bahan pengembangan literatur ilmiah dalam bidang farmakologi herbal. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan desain rancangan acak lengkap. Tikus putih jantan dibagi dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), serta empat kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak biji nangka 100 mg/Kg BB (P1), 200 mg/Kg BB (P2), 300 mg/Kg BB (P3), dan 400 mg/Kg BB (P4). Induksi aloksan dilakukan untuk menyebabkan hiperglikemia, kemudian perlakuan ekstrak biji nangka diberikan selama 14 hari. Sampel ginjal dianalisis menggunakan pewarnaan histologi hematoksilin-eosin (HE) untuk mengamati tingkat nekrosis dan degenerasi melemak pada sel epitel tubulus ginjal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok K(-) mengalami kerusakan histologis ginjal yang signifikan, ditandai dengan nekrosis dan degenerasi melemak. Kelompok K(+) yang diberi glibenklamid menunjukkan perbaikan histologi ginjal yang signifikan. Kelompok perlakuan dengan dosis 300 mg/Kg BB (P3) menunjukkan hasil yang tidak berbeda signifikan dengan K(+), mengindikasikan bahwa dosis tersebut memberikan efek perlindungan efektif terhadap ginjal. Sebaliknya, kelompok P1 dan P2 masih menunjukkan kerusakansignifikan dibandingkan K(+), sehingga dosis tersebut dianggap kurang efektif dalam memberikan perlindungan ginjal. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa efek nefroprotektif ekstrak biji nangka kemungkinan besar diperoleh melalui mekanisme antioksidan dan antiinflamasi dari flavonoid dan tanin yang mampu mengurangi stres oksidatif akibat hiperglikemia. Perlindungan ini ditunjukkan dengan berkurangnya tingkat nekrosis dan degenerasi melemak pada kelompok yang menerima dosis optimal. Namun, peningkatan dosis di atas 400 mg/Kg BB perlu dikaji lebih lanjut untuk mengevaluasi apakah ada manfaat tambahan atau potensi efek toksik. Book chapter yang dihasilkan dari penelitian ini telah melalui proses validasi yang dilakukan oleh empat validator, yang terdiri dari dosen Pendidikan Biologi Universitas Jember sebagai ahli materi dan ahli media, serta dua validator sebagai pengguna yang merupakan guru IPA SMP dan seorang mahasiswa. Hasil rata-rata validasi Book Chapter diperoleh nilai 82,4%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa Book Chapter memiliki kategori sangat layak untuk dijadikan sebagai sumber informasi bagi pembaca. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak biji nangka memiliki efek nefroprotektif terhadap ginjal tikus yang diinduksi aloksan, dengan dosis paling efektif pada 300 mg/Kg BB. Saran untuk penelitian lebih lanjut meliputi skrining fitokimia terbaru untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam ekstrak biji nangka, studi dengan durasi lebih panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan efek perlindungan dan potensi efek samping, serta pengujian dosis yang lebih tinggi guna mengetahui efektivitas dan kemungkinan toksisitasnya.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 23

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By