Evaluasi Penerapan Akuntansi Atas Aset Tetap Berdasarkan Psak No.16
| dc.contributor.author | Evyta Anggraini | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-07T07:41:47Z | |
| dc.date.issued | 2020-01-20 | |
| dc.description | Reupload file repository 7 April 2026_Rudy/Halima | |
| dc.description.abstract | Aset tetap merupakan salah satu komponen aset perusahaan yang memiliki pengaruh penting di dalam laporan posisi keuangan perusahaan. Dari sudut nilainya, aktiva tetap biasanya memiliki nilai yang cukup material dari aset lainnya, sedangkan dari sudut penggunaannya, aset tetap merupakan jenis aset yang paling lama dapat digunakan dalam perusahaan. Dalam pengelolaan aset tetap, pihak manajemen memerlukan suatu catatan atau laporan yang dapat digunakan sebagai dasar dalam memutuskan suatu kebijakan atas aset tetap tersebut, baik dalam menentukan cara perolehan dan harga perolehan, metode penyusutan, penghentian dan pelepasan aset yang sudah tidak dapat digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, serta penyajian dan pengungkapan aset tetap dalam laporan keuangan harus jelas agar informasi yang disajikan dapat dipahami dan tidak menyesatkan bagi para pengguna laporan keuangan. Dengan diterbitkannya PSAK 16 maka terdapat suatu acuan yang diakui secara universal mengenai perlakuan aset tetap perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dengan masalah yang diteliti. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah pemilik usaha dan staff bagian bagian akuntansi dan administrasi yang bertanggung jawab atas kegiatan pengelolaan keuangan. Datayprimer ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelaku usaha telah menggunakan Standar Akuntansi yang sesuai dan yang berlaku dalam proses penyusunan laporan keuangannya. Sedangkan data sekunder dapat tersedia di instasi tempat penelitian dilakukan, adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah gambaran umum perusahaan, struktur organisasi, Laporan daftar aset tetap yang dimiliki dan Akuntansi aset tetap Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan akuntansi aset tetap pada PO Ind’s 88 Jember yaitu PO Ind’s 88 Jember mengakui suatu aset sebagai aset tetap apabila memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi atau satu tahun, perolehan aset tetap pada PO Ind’s 88 Jember berbetuk siap pakai atau dibangun terlebih dahulu dan pengadaan sendiri secara tunai dan kredit, Pengukuran aset pada PO Ind’s 88 Jember dilakukan sebesar biaya perolehan, perhitungan depresiasi aset tetap pada PO Ind’s 88 Jember menggunakan metode garis lurus., PO Ind’s 88 Jember belum melakukan review penurunan nilai aset tetapnya sehingga tidak sesuai dengan PSAK 16, PO Ind’s 88 Jember melakukan beberapa hal seperti pelepasan aset, pelelangan aset, serta penjualan aset tergantung pada kebijakan perusahaan dan PO Ind’s 88 Jember dalam menyajikan aset tetap dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai bukunya yaitu nilai perolehan aset dikurangi akumulasi depresiasi dan kerugian penurunan nilai. Sedangkan untuk tanah disajikan sebagai bagian aset tetap sebesar biaya perolehannya | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Drs. Imam Mas’ud, M.M., Ak. DPA : Dr. Whedy Prasetyo, S.E, M.SA, Ak, CA, CPMA. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6509 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Aset Tetap | |
| dc.subject | PSAK 16 | |
| dc.subject | PO Ind’s 88 Trans Jember | |
| dc.title | Evaluasi Penerapan Akuntansi Atas Aset Tetap Berdasarkan Psak No.16 | |
| dc.title.alternative | (Studi kasus pada PO. Ind’s 88 Trans Jember) | |
| dc.type | Other |
