Deteksi Adulterasi Kopi Arabika Menggunakan Analisis Non-Destruktif Portabel Spektroskopi dan Destruktif terhadap Karakteristik Kimia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Perbedaan nilai komersial antara kopi arabika dan robusta di pasar
membuka peluang terjadinya kecurangan seperti adulterasi kopi, yaitu tindakan
mencampurkan kopi berkualitas tinggi dengan bahan lain tanpa deklarasi yang
jelas. Peningkatan kasus adulterasi terus terjadi setiap tahunnya (Cestari, 2021).
Praktik adulterasi kopi dapat menyebabkan penurunan brand image dari kopi
khususnya kopi arabika. Penelitian mengenai deteksi adulterasi kopi perlu
dikembangkan untuk meminimalisir adanya kasus adulterasi kopi. Penelitian ini
berfokus pada pengembangan metode deteksi adulterasi kopi menggunakan
machine learning (ML) yang mampu mengklasifikasikan antara kopi arabika murni
dengan kopi adulterasi serta penguatan hasil analisis menggunakan parameter kimia
(kadar kafein, pH, dan TPT). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon
spektral dari kopi arabika murni dan kopi arabika adulterasi menggunakan alat
portabel spektroskopi, mengetahui algoritma machine learning terbaik yang
mampu membedakan kopi arabika murni dengan adulterasi melalui klasifikasi
biner dan multikelas, mengetahui pengaruh persentase dan jenis kopi robusta pada
karakteristik kimia (kadar kafein, pH, dan TPT) kopi arabika adulterasi, serta
membandingkan hasil analisis non-destruktif terhadap data hasil analisis kimia.
Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dua faktor. Faktor pertama yaitu persentase kopi robusta yang dicampurkan dan
yang kedua adalah jenis kopi robusta yang digunakan. Setiap sampel yang
dihasilkan dari kombinasi tersebut dianalisis menggunakan metode non-destruktif
dan destruktif (kadar kafein, pH, dan TPT). Penelitian ini juga menggunakan
sampel kontrol yang merupakan bubuk kopi 100% arabika gayo. Sampel kontrol
digunakan untuk membandingkan perbedaan antara kopi arabika murni (kontrol) dengan kopi arabika adulterasi (sampel selain kontrol) berdasarkan analisis yang
digunakan. Data hasil analisis non-destruktif diolah menggunakan ML untuk
mendeteksi adanya adulterasi pada sampel dengan proses klasifikasi sedangkan
data destruktif diolah menggunakan Two-way ANOVA dan uji lanjut jika terdapat
perbedaan nyata.
Description
Reaploud Repository 26 Maret_agus
