Pengaruh Pemberian Biosaka dan Trichoderma sp. Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Serta Pemanfaatannya Sebagai Booklet
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Budidaya kakao banyak dilakukan di Indonesia karena memiliki nilai jual yang tinggi. Proses pembibitan sangat penting dalam budidaya kakao agar menghasilkan kakao yang berkualitas tinggi. Salah satu kegagalan yang terjadi saat proses pembibitan yaitu bibit kakao kekurangan nutrisi dan tidak tahan terhadap serangan hama maupun penyakit. Upaya yang dapat dilakukan agar memperoleh bibit yang sehat dan tahan terhadap hama salah satunya dengan pemberian elisitor biosaka pada tanaman. Biosaka bermanfaat dalam meningkatkan sintesis metabolit sekunder sehingga tanaman memiliki pertahanan terdapat serangan pathogen. Selain itu, untuk meningkatkan penyerapan nutrisi dapat menggunakan Trichoderma sp. yang merupakan agen hayati yang dapat melindungi perakaran tanaman dari mikroorganisme penyebab penyakit pada tanaman. Biosaka dan Trichoderma sp. memberikan manfaat pada pertumbuhan tanaman.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biosaka, Trichoderma sp. dan interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan bibi kakao (Theobroma cacao L.). penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan menggunakan 2 faktor perlakuan yaitu pemberian biosaka 4 taraf perlakuan dan pemberian Trichoderma sp. 3 taraf perlakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan 3 kali ulangan sehingga terdapat 36 unit percobaan. Pemberian perlakuan pada penelitian ini dilakukan pada bibit usia 6 minggu dan pengukuran dilakukan selama 3 bulan. Parameter yang diukur satu minggu sekali yaitu tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun. Sedangkan parameter yang diukur pada akhir penelitian adalah panjang akar, volume akar, berat basah dan berat kering. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di lapangan
dengan menanam bibit kakao mulai dari benih. Hasil data dianalisis menggunakan uji Anova dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat signifikasi 5% kemudian di lanjutkan dengan uji duncan. Penelitian ini dilakukan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian biosaka dan Trichoderma sp. berpengaruh terhadap pertumbuhan kakao (Theobroma cacao L.). pertumbuhan pada bibit kakao yang diberikan perlakuan biosaka dan Trichoderma sp. menunjukkan pertumbuhan optimal pada perlakuan B3T1 (biosaka 6 ml/liter dan Trichoderma 20 g/tanaman). Pemberian biosaka terhadap pertumbuhan bibit kakao berpengaruh pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah, dan berat kering. Pemberian Trichoderma sp. terhadap pertumbuhan kakao berpengaruh pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, volume akar, berat basah, dan berat kering. Kombinasi antara kompos dan Trichoderma sp. Terhadap pertumbuhan bibit kakao cenderung terjadi interaksi nyata pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, dan berat kering. Hasil penelitian ini berupa booklet yang telah divalidasi oleh 3 validator, yaitu ahli materi, ahli media, dan pengguna. Nilai rata-rata dari ketiga validator adalah 84,3%, yang berarti produk booklet tersebut sangat layak digunakan oleh masyarakat khususnya petani kakao.
Description
Reupload File Repositori 11 Februari 2026_Teddy/Hendra
