Analisis Peramalan dan Pengendalian Persediaan Produk Olahan Susu di Rumah Susu KUD Argopuro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Di daerah pedesaan tingkat peternak sapi mengalami pertumbuhan.
Mulai dari skala kecil, skala menengah hingga skala besar. Sebagian besar
peternak sapi perah berskala kecil di Indonesia terintegrasi dengan koperasi yang
merupakan Industri Pengolahan Susu (IPS). Salah satu koperasi yang bekerja
sama dengan peternak sapi di Jawa Timur adalah KUD Argopuro di Desa Krucil
Kabupaten Probolinggo. Aktivitas bisnis yang ada di KUD Argopuro yaitu
mengumpulkan susu segar dari peternak sapi yang menjadi anggota koperasi.
KUD Argopuro juga melakukan kegiatan pengolahan susu dan mendistribusikan
produknya langsung ke konsumen melalui Rumah Susu KUD Argopuro Krucil.
Rumah Susu di KUD Argopuro merupakan outlet penjualan susu hasil olahan
KUD Argopuro. Jenis produk olahan susu yang dihasilkan Rumah Susu KUD
Argopuro Krucil adalah susu segar, susu pasteurisasi, yoghurt, dan es krim.
Rumah Susu KUD Argopuro dinilai penting dalam melakukan
manajemen persediaan fluktuasi penjualan yang tidak menentu setiap bulannya.
Persediaan produk yang dilakukan Rumah Susu KUD Argopuro hanya
berdasarkan pengamatan dengan jumlah penjualan yang berfluktuatif serta tidak
menetapnya frekuensi pemesanan yang dilakukan. Akibatnya, sering kali terjadi
stockout atau kekurangan maupun kelebihan persediaan. Oleh karena itu,
dibutuhkan manajemen persediaan yang baik serta analisis peramalan agar
tercapai jumlah persediaan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan prediksi demand/penjualan produk olahan susu dan menganalisis
pengendalian persediaan produk olahan susu berdasarkan hasil prediksi
demand/penjualan di Rumah Susu KUD Argopuro. Penelitian ini menggunakan
metode Economic Order Quantity (EOQ) dan peramalan dengan modul
Exponential Smoothing.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa
analisis peramalan dengan metode Exponential Smoothing dengan α = 0.90
didapatkan hasil demand produk tahun 2025 yaitu produk susu segar sebanyak
421072 bungkus dengan MAPE sebesar 20,92% (layak/wajar); susu pasteurisasi
sebanyak 69838 botol dengan MAPE sebesar 7,55% (sangat akurat); yoghurt
sebanyak 9734 botol dengan MAPE sebesar 15,1% (akurat); dan es krim sebanyak
14523 cup dengan MAPE sebesar 15,6% (akurat). Persediaan produk olahan susu
di Rumah Susu Argopuro berdasarkan perhitungan menunjukan optimal order
quantity yaitu; produk susu segar sebanyak 1508 bungkus dengan frekuensi
pemesanan 279 kali dan TIC sebesar Rp4.212.227.680; susu pasteurisasi sebanyak
564 botol dengan frekuensi 124 kali dan TIC sebesar Rp559.153.521; yoghurt
sebanyak 115 botol dengan frekuensi pemesanan 85 kali dan TIC sebesar
Rp97.454.719; dan es krim sebanyak 271 cup dengan frekuensi pemesanan 54
kali dan TIC sebesar Rp58.198.765. Pengendalian persediaan produk olahan susu
dengan metode EOQ dapat menghasilkan biaya persediaan yang lebih rendah dari
biaya yang dikeluarkan perusahaan tanpa metode EOQ. Didapatkan bahwa
metode EOQ dapat menghemat total biaya persediaan pada tahun 2025 sebesar Rp
1.842.569.315.
Description
Entry oleh Arif 2026 April 02
