Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Robusta Organik di Kelompok Tani Jaya II Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbesar di
Jawa Timur dengan produksi mencapai 11.795 ton pada tahun 2022 dan luas lahan
perkebunan kopi seluas 6.442,45 hektar. Kopi robusta menjadi jenis kopi dominan
yang dibudidayakan masyarakat, namun pengembangan kopi organik juga mulai
dilakukan, didukung oleh Peraturan Bupati Nomor 77 Tahun 2022 yang
memberikan bantuan keuangan khusus bagi kelompok tani. Pertanian organik juga
bertujuan untuk menghasilkan produksi tanaman yang berkelanjutan dengan cara
memperbaiki kesuburan tanah menggunakan sumber daya alam yang ada di sekitar
kita yang dengan cara mendaur ulang sumber daya tersebut (Sutanto, 2002).
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia No 64/Permentan/OT.140/5/2013
merupakan panduan yang sangat komprehensif terkait budidaya tanaman organik.
Salah satu pelopor pengembangan kopi organik di Jember adalah Kelompok Tani
Jaya II di Desa Rowosari, yang meskipun telah melakukan berbagai upaya bersama
stakeholder, masih menghadapi kendala dalam pelaksanaan pengembangan kopi
organik secara maksimal dan kurangnya dukungan kebijakan. Berdasarkan hal
tersebut, peneliti ingin menganalisis bagaimana implementasi pertanian organik
serta bagaimana Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Organik di Kelompok
Tani Jaya II Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode purposive
sampling untuk menentukan lokasi dan informan. Data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan
berdasarkan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi kesimpulan. Analisis data yang digunakan dalam strategi
pengembangan, yakni dengan teknik Force Field Analysis (FFA) dari Kurt Lewin untuk mengidentifikasi kekuatan pendorong dan penghambat dalam pengembangan
usahatani kopi organik. Menurut Pohan (2010), Forced Field Analysis (FFA)
merupakan teknik yang sangat bermanfaat untuk melihat kekuatan yang
mendukung dan menentang keputusan. Hasil reduksi nantinya akan dianalisis lebih
lanjut dengan alat analisis medan faktor Kurt Lewin. Selanjutnya Validitas data diuji
melalui triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Tani Jaya II masih
menghadapi banyak tantangan dalam pengembangan pertanian kopi organik.
Pengelolaan lahan kopi organik di Kelompok Tani Jaya II masih belum optimal,
seperti belum adanya pencatatan riwayat lahan dan belum adanya insentif bagi
lahan konversi. Bibit kopi yang digunakan sebagian besar robusta dengan sumber
dari lembaga resmi. Pengairan memanfaatkan sumber mata air alami, dan
pengelolaan kesuburan tanah menggunakan kombinasi pupuk kimia dan organik.
Pengendalian hama masih didominasi cara mekanik. Hasil panen banyak dijual
dalam bentuk cerry dan green bean tanpa pemisahan hasil yang optimal. Faktor
pendorong pengembangan meliputi potensi sumber daya alam, tren pasar positif,
sarana kelompok yang memadai, serta dukungan kelembagaan. Namun, kendala
seperti akses pasar terbatas, rendahnya motivasi dan pengetahuan petani, kondisi
lahan dan transportasi yang sulit, serta kelembagaan yang lemah menjadi hambatan
utama.
Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat kebutuhan mendesak untuk
pemberdayaan sumber daya manusia melalui peningkatan frekuensi pertemuan dan
pelatihan bagi anggota kelompok serta pergantian pengurus guna memperkuat
kepemimpinan dan pengelolaan kelompok. Strategi pengembangan yang
disarankan meliputi peningkatan akses pasar dan branding produk kopi organik
untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan nilai jual. Selain itu,
peningkatan pengetahuan dan motivasi petani sangat penting agar mereka lebih
aktif dan mampu mengadopsi praktik pertanian organik secara optimal. Kendala
aksesibilitas lahan dan transportasi juga harus diatasi agar distribusi produk dan
kegiatan usahatani berjalan lancar.
Description
Reupload file repository 27 Maret 2026_Maya
