Interferensi Morfologis Bahasa Madura ke dalam Bahasa Indonesia pada Tuturan Siswa di SMP Nurul Khalil Bondowoso

dc.contributor.authorSheila Ayu Dwidarani Muhtar
dc.date.accessioned2026-02-02T06:54:14Z
dc.date.issued2025-06-17
dc.descriptionReupload File Repository 2 Februari 2026 May/Mita
dc.description.abstractBahasa menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia. Penggunaan dua atau lebih sering kali terjadi fenomena kontak bahasa. Kontak bahasa dapat memicu berbagai peristiwa kebahasaan, salah satunya adalah interferensi. Interferensi bahasa merujuk pada pengaruh atau terbawanya unsur-unsur kaidah dari satu bahasa (bahasa pertama atau bahasa ibu) ke dalam penggunaan bahasa lain (bahasa kedua). Fenomena ini umum terjadi, terutama di lingkungan di mana dua bahasa atau lebih digunakan secara aktif dalam keseharian. Memahami dan mengkaji interferensi menjadi penting, tidak hanya untuk menjaga kemurnian kaidah suatu bahasa, tetapi juga untuk merumuskan strategi pembelajaran yang efektif agar penutur dapat menguasai bahasa dengan baik. Penelitian ini berupaya menganalisis secara lebih mendalam salah satu bentuk interferensi yang relevan dalam konteks pendidikan di wilayah tertentu, yakni interferensi morfologis. Penelitian ini fokus pada interferensi morfologis bahasa Madura dalam tuturan bahasa Indonesia siswa SMP Islam Nurul Khalil Bondowoso. Fenomena ini menarik untuk diteliti mengingat bahasa Madura adalah bahasa ibu mayoritas siswa di lingkungan tersebut yang berpotensi memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia mereka. Tujuan utama penelitian ini adalah menemukan bentuk-bentuk interferensi morfologis bahasa Madura yang muncul dalam tuturan siswa, serta menemukan faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi morfologis bahasa Madura ke dalam bahasa Indonesia di SMP Islam Nurul Khalil Bondowoso. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dengan simak bebas libat cakap dan wawancara padadengan siswa. Sumber data penelitian penelitian ini adalah siswa SMP Islam Nurul Khalil Bondowoso. Berdasarkan data yang ditemukan, bentuk interferensi morfologis bahasa Madura ke dalam bahasa Indonesia di SMP Islam Nurul Khalil Bondowoso berupa prefiks {N-}, {a-}, {è-}, sufiks {-na}, {-aghi}, konfiks {N-aghi}. Bentuk reduplikasi interferensi morfologis meliputi reduplikasi kata benda, kata kerja, dan kata sifat sebagai bentuk dasar. Faktor penyebab terjadinya interferensi morfologis bahasa Madura ke dalam bahasa Indonesia pada tuturan siswa di SMP Islam Nurul Khalil Bondowoso ditemukan melalui teknik wawancara meliputi kedwibahasaan penutur, tidak cukupnya kosakata bahasa penerima dan terbawanya kebiasaan dalam bahasa ibu yakni bahasa Madura. Penelitian ini dapat menjadi bahan bacaan dan bahan diskusi dalam matakuliah sosiolinguistik dan memberikan wawasan penting bagi guru serta pihak sekolah dalam merancang strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih efektif. Terutama, ini akan membantu siswa dwibahasa untuk mengurangi interferensi dan meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia sesuai kaidah yang benar
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama: Dr. Rusdhianti Wuryaningrum, S.Pd., M.Pd. Pembimbing Anggota: Ahmad Syukron, S.Pd., M.Pd.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/981
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectInterferensi Morfologis
dc.subjectHUMANITIES and RELIGION::Languages and linguistics::Other languages::Indonesian language
dc.titleInterferensi Morfologis Bahasa Madura ke dalam Bahasa Indonesia pada Tuturan Siswa di SMP Nurul Khalil Bondowoso
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Sheila Ayu Dwidarani Muhtar - 180210402094.pdf
Size:
840.37 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: