Pengaruh Penggunaan Pupuk Cair Bermuatan Ion pada Sistem Aeroponik Terhadap Karakter Morfologi dan Anatomi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Umbi G0

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk cair bermuatan ion pada sistem aeroponik terhadap karakter morfologi dan anatomi tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) umbi G0. Latar belakang penelitian didasari oleh tingginya permintaan kentang di Indonesia yang belum diimbangi dengan produksi optimal akibat keterbatasan benih berkualitas dan tantangan budidaya konvensional. Sistem aeroponik dipilih dikarenakan dianggap sebagai inovasi perbanyakan benih karena mampu menghasilkan umbi sehat, bersih, dan bebas patogen dalam waktu singkat serta efisien dalam penggunaan sumber daya. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengamati parameter intensitas muncul umbi, kemudian morfologi (warna daun dan warna umbi) dan anatomi (struktur jaringan daun, batang, stolon, dan akar) pada tanaman kentang G0 yang dibudidayakan secara aeroponik dengan dan tanpa perlakuan ion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk cair bermuatan ion secara signifikan memberikan perbedaan terhadap perlakuan non ion secara morfologi, seperti warna daun dan warna umbi. Secara anatomi, perlakuan ion juga memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan non ion yaitu dibuktikan dengan tebal epidermis, tebal palisade, dan tebal korteks yang lebih tebal pada perlakuan ion dibandingkan non ion. Serta diameter trakea xilem yang lebih besar. Penggunaan pupuk cair bermuatan ion pada sistem aeroponik efektif meningkatkan kualitas morfologi dan anatomi tanaman kentang G0, sehingga dapat menjadi solusi inovatif dalam penyediaan benih kentang unggul di Indonesia.

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By