Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tepung dan Telur Menggunakan Metode EOQ pada DKM Cakes & Cookies
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Ketersediaan bahan baku memiliki peran penting, tanpa adanya bahan
baku yang cukup, proses produksi tidak akan berjalan dengan maksimal. Hal
tersebut menandakan bahwa menjaga ketersediaan stok bahan baku menjadi kunci
kesuksesan sebuah perusahaan. Salah satu hal yang harus dilakukan perusahaan
agar aktivitas produksi dapat berjalan lancar dengan melakukan pengendalian
persediaan bahan baku. Metode pengendalian bahan baku yang dapat diterapkan
diantaranya ada metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ).
Pada penelitian ini menggunakan metode EOQ dikarenakan EOQ
memiliki kelebihan yaitu dapat mengantisipasi jika terjadi kenaikan permintaan
karena pada metode ini menerapkan adanya persediaan yang harus dimiliki oleh
perusahaan. Optimalitas metode EOQ dalam pengendalian persediaan tercapai
apabila perusahaan mampu menekan biaya persediaan ke tingkat yang paling
rendah.
DKM cakes & cookies yang berlokasi di perumahan Pesona Surya Milenia
B4-B5 No 5, Mangli, Kec. Kaliwates. Produk yang dijual cukup variatif yang
terdiri dari berbagai macam cakes dan cookies. Tepung dan telur menjadi
komponen penting bagi perusahaan dan menjadi bahan baku dengan jumlah
pembelian paling banyak diantara bahan baku lainnya. Hal tersebut dikarenakan
mayoritas produk yang dijual pada Bakery terbuat dari tepung dan telur, seperti
donat, milk bun, bolu, kue basah, bolen, nastar, dsb.
Pemilik menjelaskan bahwa mereka telah melakukan pengendalian
persediaan bahan baku utama yaitu tepung dan telur dengan cara ditempatkan
pada dua gudang yaitu gudang besar dan gudang kecil. Pengendalian persediaan
bahan baku tepung dan telur pada DKM Cakes dan Cookies hanya sebatasmenjaga agar jumlah ketersediaannya cukup, belum sampai pada tahap
perhitungan yang lebih mendalam dengan hasil apakah menimbulkan biaya yang
lebih murah atau biaya yang lebih mahal.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengendalian persediaan
bahan baku tepung dan telur pada DKM Cakes & Cookies menggunakan metode
EOQ. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan data pendukung
berupa dokumen pencatatan pembelian bahan baku, pencatatan pengeluaran
perusahaan, dan data pendukung dari hasil wawancara dengan pemilik serta
karyawan bagian gudang dan bagian keuangan.
Hasil analisis menggunakan metode EOQ menunjukkan bahwa penerapan
EOQ lebih efisien dibandingkan menggunakan metode yang diterapkan
perusahaan. Pengendalian persediaan bahan baku tepung menggunakan metode
yang diterapkan perusahaan menunjukkan TIC untuk tepung sebesar Rp2.855.903
sedangkan TIC menggunakan metode EOQ sebesar Rp418.027. Perbedaan Total
Inventory cost ini disebabkan karena jumlah pembelian bahan baku tepung yang
dilakukan perusahaan terlalu sedikit sehingga frekuensi pemesanannya sangat
tinggi dan menimbulkan biaya pembelian yang tinggi.
Pengendalian persediaan telur menggunakan metode perusahaan
menunjukkan biaya persediaan atau TIC sebesar Rp5.895.439 sedangkan TIC
menggunakan metode EOQ sebesar Rp813.715. Hal tersebut disebabkan karena
jumlah bahan baku yang dibeli terlalu sedikit sehingga frekuensi pembeliannya
terlalu tinggi dan mengakibatkan biaya pemesanan tinggi. Adapun dari hasil
penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi perusahaan dalam
menerapkan metode pengendalian persediaan bahan baku agar biaya persediaan
dapat diminimalkan sehingga dapat meningkatkan perolehan laba perusahaan.
Description
Reupload file repository 4 Februari 2026_Arif/Halima
