Analisis Real Relative Asymmetry pada Masalah Urban Transportation Network menggunakan Konsep Space Syntax, REDS, dan Machine Learning
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini membahas topik Real Relative Asymmetry (RRA) pada masalah
urban transportation network menggunakan konsep space syntax, REDS, dan
mmachine learning. Bebebrapa konsep tersebut digunakan untuk menganalisis tempat
yang dianggap tepat dan strategis terkait pemberlakuan ETLE mobile. Space Syntax
digunakan untuk menganalisis struktur urban transportation network yang mencakup
peta jaringan jalan yang dimodelkan sebagai graf. Perhitungan space syntax bertujuan
untuk mengetahui nilai Real Relative Asymmetry (RRA) yang terkecil. Nilai RRA
tersebut dapat dihitung dengan 2 cara yaitu secara local dan global. Analisis Local
RRA dilakukan berdasarkan peta jalan di suatu kota dengan menggunakan bantuan
software ArcMap dan DepthmapX. Sedangkan analisis Global RRA dilakukan
berdasarkan konfigurasi ruang. Titik dengan nilai RRA terkecil dianggap sebagai
tempat yang tepat dan strategis untuk didirikan pos pantau lalu lintas.
Resolving Efficient Dominating Set (REDS) adalah salah satu kajian dari teori
graf yang merupakan gabungan dari konsep efficient dominating set dan metric
dimension. Pada konsep REDS ini, jalan direpresentasikan sebagai titik, sedangkan
hubungan jalan satu dengan jalan lainnya direpresentasikan sebagai sisi. Titik-titik
pada himpunan dominasi merupakan beberapa jalan yang merupakan titik awal
dimana ETLE mobile beroperasi. Sedangkan titik-titik yang didominasi merupakan
beberapa jalan tertentu yang menjadi fokus pemantauan ETLE mobile untuk
beroperasi. Representasi titik-titik tersebut akan digunakan sebagai kode dari pos
pantau lalu lintas untuk mengirimkan data terkait pelanggaran tersebut ke Regional
Traffic Management Center.
Selanjutnya mengumpulkan data dari ETLE mobile yang beroperasi di setiap
jalan.
Data tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan Google Collaboratory
dengan teknik Graph Neural Network multi-step time series forecasting. Prose tersebut digunakan untuk menganalisis pelanggarn yang terjadi dalam beberapa waktu
kedepan.
Dari hasil penelitian tersebut diperoleh nilai local RRA terkecil adalah 2,363337
yaitu pada Jl. Laksamana Martadinata tepatnya di persimpangan antara Jl. Laksamana
Martadinata, Jl. Pasar Besar, Jl. Gatot Subroto, dan Jl. Zaenal Zakse. Sedangkan
nilai global RRA terkecil adalah 0,79 yang terletak di Jl. Laksamana Martadinata.
Hal tersebut berarti bahwa pada jalan Laksamana Martadinata merupakan tempat yang
paling tepat dan strategis untuk penempatan pos pantau lalu lintas.
Dalam penelitian ini juga diperoleh enam teorema yaitu:
a. Efficient Domination Number dari graf GA adalah γe(GA) = 5
b. Dimensi metrik dari graf GA adalah dim(GA) = 4
c. Resolving Efficient Domination Number dari graf GA adalah γre(GA) = 5.
d. Efficient Domination Number dari graf Amal(GA,x,n), untuk setiap bilangan
bulat n ≥ 2 adalah γe(Amal(GA,x,n)) = 4n +1
e. Dimensi metrik dari graf Amal(GA,x,n), untuk setiap bilangan bulat n ≥ 2
adalah dim(Amal(GA,x,n)) = 3n +1
f. Resolving Efficient Domination Number dari graf Amal(GA,x,n), untuk setiap
bilangan bulat n ≥ 2 adalah γre(Amal(GA,x,n)) = 4n + 1.
Berdasarkan teorema tersebut, didapatkan bahwa pada graf (GA terdapat 5 ETLE
mobile yang beroperasi pada setiap jalan sesuai dengan titik yang telah didominasi
oleh W.
Simulasi Graph Neural Network (GNN) menggunakan Google Collaboratory
diperoleh data hasil embedding yang selanjutnya disimulasikan menggunakan GNN
multi-step time series forecasting. Penelitian ini menggunakan tiga fitur, yaitu
pelanggaran rambu dan marka jalan, berkendara tidak menggunakan helm, dan
berkendara tidak menggunakan sabuk pengaman. Pengamatan dilakukan selama 120
hari dengan 72 jam data training dan 48 jam data testing. Simulasi ini menggunakan
tiga tahapan, yaitu training, testing, dan forecasting. Dari hasil simulasi diperoleh
grafik multi-step time series forecasting terkait peramalan pelanggaran yang terjadi
selama 12 jam ke depan
Description
Reupload File Repository 23 Februari 2026_Yudi/Rega
