Analisis Hambatan Komunikasi Organisasi untuk Percepatan Pengambilan Keputusan Bisnis di PT. Advanta Seeds Indonesia Region 1
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Hambatan dalam proses komunikasi sebagai pengganggu atau penghalang
penyampaian pesan yang jelas dan efektif. PT. Advanta Seeds Indonesia adalah
perusahaan multinasional India pada input benih global, memiliki lebih dari 150
karyawan dengan komunikasi organisasi yang kompleks. Gangguan karyawan
tidak kompeten, organisasi yang drop, dan gangguan penggunaan bahasa saat
berinteraksi dengan kantor pusat, membuat hambatan dalam region 1. Perusahaan
multinasional tumbuh, berkembang dan semakin terintegrasi di berbagai negara,
memicu tantangan komunikasi untuk beradaptasi dengan budaya dan orang yang
berbeda-beda. Penelitian ini menganalisis hambatan komunikasi organisasi untuk
percepatan pengambilan keputusan bisnis di PT. Advanta Seeds Indonesia Region
1, menggunakan metode penelitian kualitatif, sumber data primer dan sekunder.
Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap
keabsahan data menggunakan metode triangulasi data. Metode teknik analisis
domain dan taksonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. ADV region 1 mengalami
hambatan komunikasi dan administrasi, yang terjadi pada 8 unsur komunikasi,
yaitu hambatan pengirim pesan dalam komunikasi antar budaya dan lintas
generasi, diasah melalui interaksi komunikasi berbeda negara dan pendekatan
fleksibel. Hambatan penyandian komunikasi lintas budaya memanfaatkan media
digital google translate. Kesalahan penyandian emosi atasan ke bawahan,
diantisipasi dengan konfirmasi pesan tercopy dengan baik. Hambatan penghubung
tidak menyampaikan pesan secara utuh, perbaikan dengan pengembangan skill
komunikasi tahunan. Mis komunikasi penggunaan media umum whatsapp, media
formal resmi microsoft team dan email, diatasi dengan pembiasaan konfirmasi
propose di dua media agar approval cepat. Hambatan kesalahan pencantuman data pada penafsiran internal karyawan, hambatan penafsiran dengan mitra karena
perbedaan karakter, dan hambatan penafsiran persepsi emosi pada bawahan,
diatasi dengan konfirmasi perbaikan data segera, teguran yang sesuai untuk mitra,
dan pendekatan ke bawahan agar komunikasi luwes. Hambatan penerimaan pesan
oleh karakter bawahan yang mengambil keputusan sepihak, diatasi dengan
evaluasi one on one diskusi. Hambatan kesenjangan jabatan menyebabkan slow
response, perlu pembagian tugas dengan jabatan yang sejajar agar respon lebih
cepat. Hambatan administratif berupa gangguan approval propose, input data
rutinan, dan distribusi data hingga ke warehouse, dilakukan perbaikan ulang data
berdasar arahan notes manajer, pengiriman ulang slip tersisip melalui ekspedisi
untuk pengiriman lebih cepat.
Description
Reaploud Repository 25 Maret_agus
