Peningkatan Sifat Tabletabilitas Gemfibrozil dengan Pembentukan Padatan Multikomponen
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Gemfibrozil merupakan obat antihipertrigliseridemia turunan asam fibrat.
Gemfibrozil memiliki nilai tensile strength hanya 0,12 N/mm
2
pada tekanan 9,8
kN. Nilai ini tergolong rendah sehingga serbuk gemfibrozil saat proses tabletasi
menghasilkan tablet yang rapuh dan sering mengalami laminasi. Pembentukan
padatan multikomponen ditujukan untuk memperbaiki sifat tabletabilitas yang
rendah sehingga memperbaiki sifat tabletabilitas gemfibrozil. Padatan
multikomponen merupakan campuran dua atau lebih komponen yang berbeda
dengan rasio stoikiometri tertentu akan terbentuk campuran yang homogen.
Modifikasi bahan aktif farmasi dengan pembentukan padatan multikomponen
memiliki sifat padatan dan mekanik yang berbeda dengan bahan aktif murninya,
sehingga diperlukan evaluasi sifat padatan dan mekanik.
Tahap awal dilakukan pembuatan diagram fase biner dengan berbagai
perbandingan fraksi molar gemfibrozil untuk menentukan rasio optimal dari
padatan gemfibrozil dan nikotinamida dan jenis padatan multikomponen yang
terbentuk. Analisis termal menggunakan DSC dilakukan untuk mengamati titik
lebur padatan multikomponen dan mendukung interpretasi jenis padatan yang
terbentuk. Campuran dengan rasio terpilih kemudian dipreparasi menggunakan
metode penguapan pelarut. Padatan hasil preparasi dikarakterisasi menggunakan
DSC, PXRD, dan FTIR untuk mengidentifikasi jenis interaksi dan struktur kristal.
Selanjutnya dilakukan evaluasi, meliputi sifat alir, uji tabletabilitas yaitu tensile
strength, elastic recovery dan analisis Heckel plot untuk mengetahui mekanisme
deformasi serbuk selama kompresi.
Hasil diagram fase biner dan analisis termogram menunjukkan bahwa
preparasi padatan multikomponen gemfibrozil-nikotinamida rasio 4:1 dengan
metode penguapan pelartu merupakan jenis padatan multikomponen campuran
eutektik. Jenis padatan campuran eutektik juga didukung dengan data karakterisasi
PXRD yang menunjukkan puncak difraksi yang sama dengan komponen
penyusunnya, karaterisasi termal menggunakan DSC juga menunjukkan adanya
titik leleh yang lebih rendah daripada kedua komponen penyusunnya, karakterisasi
gugus fungsi menggunakan FTIR menghasilkan puncak serapan spektra yang sama
dengan komponen penyusunnya. Padatan multikomponen menunjukkan tidak
adanya perbaikan sifat alir yang cukup diukur dengan rasio hausner dan indeks carr.
Nilai rata-rata tensile strength padatan multikomponen lebih tinggi daripada
gemfibrozil dan campuran fisik gemfibrozil-nikotinamida, sementara nilai
persentase elastic recovery lebih kecil daripada gemfibrozil dan campuran fisik
gemfibrozil-nikotinamida. Hal tersebut menandakan bahwa sifat tabletabilitas
serbuk padatan multikomponen meningkat sehingga tablet memiliki sifat mekanik
yang lebih kuat dibandingkan dengan gemfibrozil.
Description
Reupload file repositori 3 februari 2026_Kurnadi
