Pengembangan Media Pembelajaran Materi Jaringan Tumbuhan Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Perkembangan teknologi mengalami kemajuan pesat yang ditandai dengan kemunculan gagasan revolusi industri 5.0. revolusi industri berpusat pada manusia yang menciptakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dengan solusi dari masalah sosial melalui suatu sistem yang dapat menghubungkan dunia maya dan dunia nyata. Munculnya revolusi industri 5.0 seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan robotika mempengaruhi perubahan segala aspek kehidupan, tak terkecuali dunia pendidikan. Dunia pendidikan memiliki peran penting meningkatkan kualitas SDM dalam menghadapi era revolusi industri 5.0, salah satu caranya ialah menerapkan penggunaan media pembelajaran berbasis digital yang inovatif dan interaktif seperti Augmented Reality. Media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran karena teknologi ini dapat memberikan visualisasi suatu objek dengan baik dalam pembelajaran biologi, khususnya pada materi jaringan tumbuhan yang bersifat abstrak. Media tersebut dapat membantu siswa mendapat visualisasi sel dan jaringan melalui teknologi 3D dan Augmented Reality yang memberikan pengalaman belajar lebih menarik dan menyenangkan. Oleh karena itu, dilakukan peneltian ini yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran materi jaringan tumbuhan berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan hasil belajar siswa
Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Jember pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan yang digunakan ialah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Prosedur penelitian didasarkan pada tahapan model ADDIE, yaitu: (1) tahap menganalisis kurikulum
dan analisis kebutuhan siswa dan guru, (2) tahap perancangan media pembelajaran dan instrumen pembelajaran, (3) tahap pengembangan yaitu melakukan validasi oleh validator ahli terhadap media pembelajaran dan instrumen yang telah dirancang, (4) tahap implementasi media pembelajaran beserta instrumen pembelajaran pada kelas skala kecil dan kelas skala besar, (5) tahap evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi pembelajaran menggunakan media berbasis Augmented Reality pada materi jaringan tumbuhan. Subjek uji coba skala kecil ialah 9 siswa kelas XI 5 yang dipilih secara acak dan subjek uji coba skala besar ialah 30 siswa kelas XI 2 SMA Negeri 5 Jember.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas media pembelajaran sangat valid dengan jumlah total sebesar 86,4%. Skor tersebut didapatkan dari rata- rata hasil penilaian dari ketiga validator ahli. Hasil validasi oleh ahli pengembangan mendapatkan nilai 85%, ahli media memberikan nilai 80%, serta ahli materi memberikan nilai 94,2%. Validasi tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu media pembelajaran yang dikembangkan. Data hasil uji kepraktisan media diperoleh dari pengisian angket respon siswa yang mendapatkan nilai sebesar 79,9 % termasuk kategori praktis. Hasil uji keefektivan diperoleh dari nilai pretest dan posttest pada kelas skala besar dianalisis menggunakan uji N-Gain mendapatkan nilai sebesar 0,82 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jaringan tumbuhan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran materi jaringan tumbuhan berbasis Augmented Reality yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI.
Description
Reuplod Repository Ratna 12 Oktober 2026
Validasi Dan Finalisasi Ratna 12 Oktober 2026
