Strategi Coping pada Perempuan Fatherless di Fase Emerging Adulthood
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Fenomena fatherless pada perempuan yang berada dalam fase emerging adulthood menjadi permasalahan psikososial yang kompleks. Ketidakhadiran peran ayah dalam kehidupan perempuan dapat memengaruhi perkembangan identitas, kestabilan emosi, serta kesejahteraan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi coping yang digunakan oleh perempuan fatherless dalam menghadapi tekanan yang muncul pada fase emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan utama dalam penelitian ini adalah seorang perempuan berinisial RH berusia 22 tahun yang tinggal di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, & Saldaña, dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RH mengalami berbagai tekanan akibat ketiadaan peran ayah seperti krisis identitas, kesulitan dalam hubungan sosial, overthinking, kecemasan sosial, hingga beban ekonomi. Untuk menghadapi kondisi tersebut, RH menerapkan strategi coping baik secara emotion focused coping maupun problem focused coping, seperti menangis sendiri, bercerita kepada ibu, self talk, membaca alternate universe (AU), bekerja dari rumah, dan memiliki motivasi memperbaiki pola keluarga masa depan. Strategi coping yang digunakan RH tergolong adaptif dan menunjukkan proses sadar dalam merespon tekanan psikososial yang dialaminya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa coping yang dilakukan RH menjadi mekanisme bertahan dalam tekanan fatherless, dan membantu menjaga keseimbangan psikososial serta keberfungsian sosialnya.
Description
Reupload file repositori 04 Februari 2026_Yudi
