Implementasi Breastfeeding Techniques Education Terhadap Self Efficacy Pada Ny.W Dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirian”
| dc.contributor.author | Gading Kencana Aura Bhakti | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-17T06:08:32Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-20 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 17 Maret 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Menyusui adalah proses pemberian ASI kepada bayi baru lahir sampai dengan usia dua tahun agar dapat tumbuh dan berkembang secara normal dengan tetap menjaga keterikatan ibu dan bayi. Namun, banyak ibu yang kesulitan karena kurangnya tingkat self efficacy ibu dan bayi tidak mau menghisap sehingga dapat terjadi masalah menyusui tidak efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan peningkatan self efficacy pada ibu menyusui. BTE dapat meningkatkan pengetahuan dan self efficacy dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu menyusui. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi status menyusui dan self efficacy pada ibu menyusui dengan masalah menyusui tidak efektif menggunakan implementasi BTE. Desain penelitian menggunakan studi kasus. Partisipan yaitu pasien di keluarga yang salah satu anggotanya seorang ibu menyusui dan teregistrasi di Puskesmas Pasirian, berumur ≥ 20 tahun, menunjukkan 80% tanda dan gejala utama menyusui tidak efektif, kooperatif, serta bersedia menjadi partisipan. Intervensi utama yang diberikan berupa edukasi menyusui, yang dikombinasikan dengan hasil tinjauan literatur berupa BTE yang diberikan dalam 2 sesi. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pasirian pada tanggal 26 Februari – 1 Maret 2025. Pengumpulan data didapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Pengkajian pada Ny.W memenuhi 83% sesuai dengan SDKI yaitu Ny.W mengalami lima dari enam tanda dan gejala mayor menyusui tidak efektif sedangkan tanda dan gejala minor hanya memenuhi dua dari lima tanda dan gejala minor menyusui tidak efektif. Intervensi Breastfeeding Techniques Education dalam 2 sesi selama 4 kali pertemuan dinilai efektif untuk meningkatkan self efficacy ibu menyusui dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan skor BSES-SF, dimana pada pertemuan pertama didapatkan skor BSES-SF sebesar 28 (rendah), sedangkan pada pertemuan terakhir didapatkan skor BSES-SF sebesar 61 (tinggi), ditambah dengan adanya perubahan status menyusui ibu membaik. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan BTE dalam pemberian edukasi dan bimbingan pada ibu menyusui. Selain itu, perbaikan status menyusui dan self efficacy pada ibu menyusui dapat dioptimalkan dengan intervensi yang mencukupi untuk kebutuhan ASI yang berkualitas. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Nurul Hayati, S.Kep., Ners., M.M Dosen Pembimbing Anggota: -- | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5478 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Ibu Menyusui | |
| dc.subject | BTE | |
| dc.subject | Self Efficacy | |
| dc.subject | Menyusui Tidak Efektif | |
| dc.title | Implementasi Breastfeeding Techniques Education Terhadap Self Efficacy Pada Ny.W Dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirian” | |
| dc.type | Other |
