Sistem Pakar Diagnosis Penyakit pada Tanaman Edamame Menggunakan Metode Fuzzy K-Nearest Neighbor (KNN) (Studi Kasus : Pt. Gading Mas Indonesia Teguh)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Tanaman edamame merupakan komoditas dengan nilai ekonomi tinggi yang rentan
terserang penyakit. Identifikasi penyakit yang tidak tepat dan telat dapat
menurunkan kualitas dan produktivitas hasil panen. Namun identifikasi penyakit
masih bergantung pada tenaga ahli , sehingga diperlukan suatu sistem yang
membantu dalam proses identifikasi penyakit secara akurat dan cepat. Oleh karena
itu, dilakukan penelitian ini yang bertujuan mengembangkan sistem pakar diagnosa
penyakit pada tanaman edamame dengan metode Fuzzy K-Nearest Neighbor (FK
NN). Sistem ini dibangun untuk membantu pengguna dalam mengidentifikasi
penyakit berdasarkan gejala yang dipilih serta memberikan informasi cara
penanganan penyakit yang sesuai dengan hasilnya. Berdasarkan data monitoring
tahun 2024 di PT. Gading Mas Indonesia Teguh, terdapat 458 kasus penyakit pada
tanaman edamame. Dari kasus tersebut didapatkan sebanyak 8 jenis penyakit yang
menyerang tanaman edamame. Selain data tersebut, dilakukan wawancara dan studi
literatur dengan pakar atau ahli agronomi sehingga mendapatkan 24 gejala yang
digunakan sebagai parameter diagnosa penyakit. Dataset yang diperoleh melalui
hasil observasi tanaman terhadap gejalanya serta divalidasi oleh ahli agronomi PT.
Gading Mas Indonesia Teguh berjumlah sebanyak 311 data. Metode FK-NN
digunakan untuk menentukan hasil diagnosa berdasarkan nilai keanggotaan
tertinggi dari data uji terhadap data latih. Hasil pengujian dengan metode FK-NN
menunjukkan bahwa metode tersebut mampu memeberikan tingkat akurasi yang
tinggi dalam melakukan diagnosa penyakit pada tanaman edamame. Berdasarkan
variasi nilai k yaitu 3, 5 dan 7, diperoleh hasil akurasi keseluruhan sistem sebesar
99,04% untuk nilai k=3, dan 99,36% untuk nilai k=5 dan k=7. Berdasarkan hasil
akurasi tersebut, nilai k=5 dipilih sebagai parameter yang digunakan dalam sistem
karena memberikan hasil yang lebih akurat dan cepat. Dengan demikian sistem
pakar yang dikembangkan dapat membantu petani, staf lapangan dan juga ahli
agronomi melakukan identifikasi penyakit pada tanaman edamame secara cepat,
tepat dan akurat.
Description
Approved by Teddy
