Representasi Gaya Hidup Anak Muda melalui Ruang Kafe Clairy's Kitchen and Patisserie di Jember
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menjamurnya kafe-kafe bergaya estetik di Kota Jember dalam satu dekade terakhir, yang mengubah fungsi kafe dari sekadar tempat makan dan minum menjadi ruang sosial bagi anak muda untuk menampilkan gaya hidup, status sosial, dan identitas diri, baik secara langsung di ruang fisik maupun melalui media sosial. Salah satu kafe yang menjadi rujukan populer di kalangan anak muda Jember adalah Clairy's Kitchen and Patisserie, yang menawarkan desain interior instagramable bergaya klasik-Eropa, suasana yang nyaman, serta berbagai menu premium dengan harga yang relatif terjangkau bagi mahasiswa. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena praktik nongkrong di kafe tidak lagi sekadar aktivitas konsumsi, melainkan telah menjadi arena pertunjukan sosial di mana anak muda secara sadar maupun tidak sadar mengelola kesan yang ingin ditampilkan kepada orang lain, baik kepada audiens yang hadir secara fisik maupun kepada penonton virtual di media sosial.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dirumuskan untuk menjawab pertanyaan bagaimana representasi gaya hidup anak muda di Jember dikonstruksi melalui ruang kafe Clairy's Kitchen and Patisserie. Tujuan penelitian ini adalah untuk endeskripsikan dan menganalisis representasi gaya hidup tersebut menggunakan kerangka teori dramaturgi Erving Goffman (1959), yang memandang interaksi sosial sebagai sebuah pertunjukan yang terdiri atas front stage (panggung depan) dan back stage (panggung belakang), lengkap dengan konsep personal front dan impression management di dalamnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan ditentukan melalui teknik snowball sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu informan primer berupa lima orang anak muda yang berlangganan di Clairy's dan informan sekunder berupa satu orang karyawan kafe. Data dikumpulkan melalui tiga teknik, yaitu observasi langsung, wawancara mendalam baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur, serta dokumenlasi. Analisis data dilakukan melalul empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data (Creswell, 2015). Sedangkan keabsahan data diuji melalul triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Clairy's Kitchen and Patisserie berfungsi sebagai ruang ketiga (third place) sebagai wadah, sekaligus panggung sosial yang secara sengaja dirancang untuk memfasilitasi pertunjukan identitas anak muda. Pada dimensi front stage, anak muda melakukan pengelolaan kesan melalui strategi penampilan fisik, pemilihan aktivitas, serta dokumentasi dan distribusi digital di media sosial. Sebagian besar informan mengakui melakukan persiapan penampilan sebelum berkunjung dan mendokumentasikan momen mereka di kafe, meskipun intensitas dan motivasinya bervariasi antarindividu. Pada dimensi backstage, penelitian ini menemukan dua lapisan, yaitu buckstage individual berupa kehidupan privat dan pemaknaan ulang tujuan kunjungan oleh pengunjung. Penelitian ini juga menemukan adanya kontradiksi antara front stage dan backstage yang menimbulkan Vekanan performatif pada sebagian informan, sementara sebagian informan lain justru tidak merasakan tekanan tersebut, yang menunjukkan bahwa dramaturgi di ruang kafe bersifat situasional dan personal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa representasi gaya hidup anak muda melalui ruang kafe Clairy's Kitchen and Patisserie merupakan konstruksi sosial yang aktif dan multilapis, dipengaruhi oleh modal ekonomi, afiliasi kelompok, aspirasi identitas, serta kapasitas ruang fisik dan digital dalam memfasilitasi pertunjukan sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kajian sosiologi ruang dan gaya hidup perkotaan, serta menjadi bahan evaluasi praktis bagi pengelola kafe dan rujukan bagi penelitian dramaturgi selanjutnya, khususnya pada konteks kota kecil seperti lember.
Description
Finalisasi Maya_01 Oktober 2026
