Analisis Penambahan Aseton dalam Bak Koagulasi pada Pembuatan Membran Selulosa Asetat – Bacterial Cellulose Nanocrystals (CA-BCNCs)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Aplikasi membran selulosa asetat (CA) pada proses ultrafiltrasi kurang digemari karena fluks membran CA yang kecil, dimana fluks yang dibutuhkan untuk proses ultrafiltrasi adalah 10-50 L/m2.h. Peningkatan fluks membran CA dapat dilakukan dengan penambahan aditif sebagai porogen selama pembuatan membran melalui fase inversi. Cellulose Nanocrystals (CNC) banyak dikembangkan penggunaannya sebagai aditif karena memperbaiki kinerja membran CA dengan meningkatkan porositas dan hidrofilisitas. Akan tetapi, pembentukan pori dikhawatirkan mengurangi kinerja membran yaitu menurunkan selektivitas (koefisien rejeksi) membran selama proses ultrafiltrasi. Pembentukan pori dapat dikontrol dengan menambahkan pelarut dalam bak koagulasi. Pelarut yang ditambahkan adalah aseton karena memiliki selisih kelarutan paling kecil dengan CA sehingga dapat meningkatkan afinitas non-pelarut dengan polimer dan memperlambat laju difusi pelarut/non-pelarut. Maka dari itu, penambahan CNC dan aseton diharapkan menghasilkan membran dengan fluks yang besar serta koefisien rejeksi tinggi terhadap molekul yang akan dipisahkan.

Description

februari 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By